PADANG, METRO– Ibu bersama tiga anaknya hanyut terbawa derasnya arus di sungai pemandian Simpang Lori, Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Selasa pago (24/12). Insiden itu terjadi ketika mereka menyeberangi sungai.
Akibat peristiwa itu, dua anak balita yang masing-masing berusia 3 tahun dan 1,5 tahun ditemukan dengan kondisi meninggal dunia. Sedangkan ibunya bernama Riski (30) dan satu anaknya yang berusia 11 tahun selamat setelah dibantu oleh warga.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, membenarkan kejadian informasi adanya orang hanyut di kawasan Lori, Kelurahan Lubuk Minturun, Kota Paang tersebut.
“Kami menerima laporan adanya empat orang hanyut di kawasan pemandian Lori. Korban merupakan seorang ibu dan tiga orang anaknya. Tim SAR bergerak cepat melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap korban yang hanyut,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang selamat adalah seorang ibu berusia 30 tahun dan anaknya yang berusia sekitar 11 tahun. Sementara itu, dua korban lainnya, yakni anak laki-laki berusia 3 tahun dan anak perempuan berusia 1,5 tahun, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
“Proses evakuasi telah selesai dilakukan pada pukul 09.40 WIB. Kedua anak balita yang menjadi korban ditemukan sudah meninggal dunia. Keduanya langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan lalu dikebumikan,” jelas Abdul Malik.
Terpisah, Kapolsek Koto Tangah Kompol Afrino mengatakan, berdasarkan pemeriksaan saksi-saksi, kejadian itu berawal ketika seorang ibu bernama Riski bersama tiga anaknya menyeberangi sungai. Namun, karena arus yang deras, keempatnya korban hanyut.
“kronologi berawal ketika ketiganya melintasi sungai untuk ke kebun kakeknya. Namun, saat melintas, ketiga korban terpeleset kemudian jatuh dan hanyut terbawa arus sungai yang deras,” jelas Kompol Afrino.
Ditambahkan Kompol Afrino, melihat peristiwa itu, warga setempat pun menolong korban. Hanya saja, ketika itu yang berhasil diselamatkan hanya ibu dan satu anaknya yang berusia 11 tahun.
“Sedangkan dua anak korban yang masih balita hanyut dan tenggelam. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Tim SAR gabungan dan langsung dilakukan pencarian terhadap dua balita itu. Pencarian berlangsung kurang lebih dua jam dan kedua balita itu ditemukan dengan kondisi sudah meninggal dunia,” tutupnya. (brm)






