METRO SUMBARPDG PARIAMAN/PARIAMAN

Lama tak Berfungsi, Stasiun Naras Diresmikan Menhub RI

0
×

Lama tak Berfungsi, Stasiun Naras Diresmikan Menhub RI

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN, METRO – Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi resmikan Stasiun Naras dan Pengoperasian Pelayanan KA Terintegrasi di Sumatera Barat, Desa Padang Birik-Birik, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, kemarin Menhub yang akrab disapa BKS ini, menyampaikan bahwa kita akan pacu pembangunan jalur rel kereta api di Sumatera Barat agar salin terintegrasi antar kabupaten/kota.
”Saat sekarang ini perlu nya sinkronisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar pembangunan yang di harapkan dapat kita wujudkan bersama-sama,” kata BKS melanjutkan.
Pariwisata harus menjadi andalan bagi pemerintah, baik pusat maupun daerah, yang tak ada habis-habisnya dan Kementerian Perhubungan mendapat tugas untuk menyatukan daerah di Indonesia.
“Kita telah meresmikan kereta api ke Bandara International Minangkabau (BIM), yang merupakan nomor tiga di indonesia setelah Jakarta dan Medan, dan kita juga telah membangun rute kereta Lubuk Alung ke Kayutanam dan saat ini dari Pariaman ke Naras,” jelasnya.
”Dengan diremiskanya Stasiun Kereta Api Naras yang sudah 30 tahun mati ini, diharapkan dapat mengungkit perkembangan pariwisata melalui kunjungan wisata, dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Di samping itu Direktur Jendral Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Zulfikri mengatakan bahwa pembangunan jalur stasiun Pariaman ke stasiun Naras memakan anggaran Rp 52 miliar dari APBN.
Zulfikri melanjutkan anggaran tersebut digunakan untuk pengantian rel, penggantian bantalan, peningkatan persinyalan, pembangunan 11 jembatan, dan pembangunan stasiun.” Pungkasnya
Pembangunan Stasiun Naras ini dibangun dengan anggaran 52 Milyar dengan panjang rel kereta api 7 kilometer.
Wali Kota Pariaman Genius Umar juga menambahkan dalam sambutannya bahwa Stasiun Naras ini sudah tidak beroperasi lebih 30 tahun usianya.
”Hari ini alhamdulillah stasiun Naras ini aktif kembali dengan bangunan yang baru, artinya ini sangat mendukung terhadap peningkatan kunjungan wisatawan yang datang ke Kota Pariaman,” ujarnya.
””Kita menargetkan tahun 2019 ini kunjungan wisatawan ke kota Pariaman meningkat dengan menembus angka 4 juta oran, yang sebelumnya pada 5 tahun terakhir tembus di angka 3 juta,” kata Wali Kota Pariaman ini.
Diharapkan dengan adanya stasiun naras ini, banyak yang akan berkunjung dan beraktivitas di sekitar stasiun, dan tentunya hal tersebut dapat membangkitkan perekonomian rakyat Pariaman khususnya, dan Sumatera Barat pada umumnya, ulasnya mengakhiri. (efa)