METRO BISNIS

Ketua DPRD Sumbar Kunjungi Bank Nagari Cabang Matraman

0
×

Ketua DPRD Sumbar Kunjungi Bank Nagari Cabang Matraman

Sebarkan artikel ini
MENDORONG--Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi mendorong Bank Nagari cabang Matraman Jakarta memiliki database nasabah perantau Minang untuk menjaga keterikatan emosional terhadap daerah asal. Dalam kesempatan itu juga hadir ketua DPRD Padang Muharlion.

 PADANG, METRO–Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi melakukan kunju­ngan kerja (Kunker), me­ninjau aset Bank Nagari cabang Matraman Jakarta, Jumat (19/12).

Pada kesempatan itu, Muhidi mendorong Bank Nagari cabang Matraman Jakarta memiliki database nasabah perantau Minang untuk menjaga keterikatan emosional terhadap dae­rah asal.

Menurut Muhidi, ma­syarakat Minang di rantau harus bangga menggu­nakan produk daerah termasuk pada jasa perbankan.

“Perlu adanya database perantau Minang yang menggunakan jasa Bank Nagari di Jakarta, meskipun telah ber KTP DKI, keterikatan emosional terhadap daerah asal harus tetap terjaga,” kata Muhidi.

Dia menyebut, banyak cara untuk membangun kampung halaman, salah satunya mempercayai Bank Nagari untuk me­ngelola keuangan perantau.

Dengan adanya hal tersebut, maka Bank Nagari yang juga berperan sebagai lembaga pembiayaan akan optimal untuk memperkuat UMKM dalam akses permodalan.

Dia menjabarkan, sesuai dengan tujuan pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Bank Nagari sebagai salah satu BUMD Pemprov Sumbar harus memberikan keuntungan yang berupa di­viden untuk keuangan dae­rah.

Melalui jajaran direksi baru periode 2024-2028 Bank Nagari di bawah Di­rektur Utama Gusti Candra telah menunjukkan kinerja yang lebih positif.

“ Dengan berbagai u­paya untuk memajukan Bank Nagari, BUMD tersebut merupakan kebanggaan masyarakat Sumbar untuk menopang perekonomian daerah,” katanya.

Kedatangan Muhidi disambut langsung oleh Kepala Cabang Pembantu Bank Nagari Matraman Jakarta Irwahyu Cahaya Alam, disebutkannya, secara keseluruhan Bank Nagari cabang Matraman Ja­karta tidak memiliki database perantau Minang di DKI Jakarta.

Dia menyebut Bank Nagari di Jakarta terus melakukan pola pertimbangan manajemen risiko yang ketat dan mengedepankan referensi dari pe­ngusaha Minang yang su­dah berhasil untuk menunjuk urang awak yang layak diberikan fasilitas pembiayaan (kredit-red).

“Secara umum manajemen terus melakukan pengembangan strategi bagaimana Bank Nagari terus menunjang perekonomian Sumbar melalui tanah rantau,” katanya.(*/hsb)