METRO PADANG

Ribuan Calon Anggota Polri Teken Pakta Integritas

0
×

Ribuan Calon Anggota Polri Teken Pakta Integritas

Sebarkan artikel ini

TABING, METRO – Ribuan pemuda-pemudi Sumbar yang telah mendaftar untuk mengikuti seleksi penerimaan terpadu Akpol, Bintara dan Tantama Tahun 2019, mengikuti penandatanganan pakta integritas yang digelar di Lapangan Lanud Sutan Syahrir, Minggu (24/3). Pada kesempatan itu juga dilakukan pengambilan sumpah on the road penerimaan anggota polri.
Tidak hanya peserta seleksi, penandatangan pakta integritas dan pengambilan sumpah itu juga dilakukan oleh para orang tua calon anggota polri, para panitia seleksi penerimaan calon anggota polri yang tediri dari pengawas internal dan eksternal. Hal ini bertujuan untuk mengadirkan rekrutmen dilaksanakan bersih, transparan, akuntabel dan humanis (betah).
Kapolda Sumbar, Irjen Pol Fakhrizal mengatakan, penandatangan pakta integritas dan pengambilan sumpah memang sengaja dilaksanakan di lapangan terbuka. Ini untuk menunjukkan keterbukaan dalam seleksi calon anggota polri dan membuktikan kalau rekrutmen dilakukan secara bersih dan bebas dari unsur KKN.
“Kalau ada yang mengaku-ngaku bisa membantu meluluskan, saya tegaskan jangan percaya. Begitu juga, kalau ada peserta atau orang tua yang coba menyogok, tembak diatas kuda, bayar di belakang, kalau ketahuan ditindak tegas. Langsung didiskualifikasi dan diproses hukum,” kata Irjen Pol Fakhrizal.
Irjen Pol Fakhrizal menjelaskan, setiap dibukanya penerimaan anggota Polri, akan selalu ada oknum-oknum yang mencoba memanfaatkannya. Oknum tersebut menjanjikan bisa meluluskan dan diterima sebagai anggota Polri. Untuk itu, diharapkan orang tua maupun para peserta jangan mau termakan bujukan ataupun rayuan dari oknum-oknum tersebut.
”Saya pastikan, penerimaan anggota polri 2019 menerapkan prinsip Betah. Jadi, jangan terbuai janji-janji oknum tak bertanggung jawab. Yang bisa meluluskan itu diri anda sendiri. Makanya persiapkan diri, fisik terus belajar dan jaga kesehatan biar bisa lulus,” ungkap Irjen Fakhrizal.
Irjen Pol Fakhrizal kembali menegaskan, setelah dilaksanakannya penandatanganan pakta integritas yang dilakukan oleh panitia, peserta, dan orangtua atau wali, jika terdapat pelanggaran, maka akan ditindak tegas. Selain itu, jika menemukan oknum yang mengaku akan meluluskan, silahkan lapor dan pasti akan diproses hukum.
”Saya sudah sering mengingatkan kepada semua jajaran. Kalau ada yang coba-coba melanggar, pasti kita ambil tindakan sesuai perundang-undangan. Kita akan ambil tindakan hukum. Tidak ada ruang bagi oknum-oknum yang tak bertanggungjawab,” ungkap Fakhrizal.
Sementara itu, Kepala Biro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol M Agus Fajar mengatakan, setelah penandatanganan pakta integritas ini akan menindak tegas setiap penyimpangan yang ditemukan nantinya. Sebab, sudah menjadi komitmen untuk menghadirkan seleksi yang berprinsip Betah.
”Tentunya ditindak secara tegas. Baik yang dilakukan oleh anggota polri maupun oleh masyarakat. Penyimpangan oleh masyarakat, kita bekerja sama dengan reskrim. Kalau anggota Polri, akan kita serahkan ke Propam. Jadi kita tidak main-main dalam hal ini,” kata Kombes Pol Agus Fajar.
Kombes Pol Agus Fajar menjelaskan selain melakukan penandatanganan pakta integritas, pada kesempatan itu pihaknya juga meluncurkan aplikasi bidik SDM Polda Sumbar berbasis digital. Aplikasi tersebut sangat bermanfaat bagi lembaga kepolisian.
”Aplikasi bidik adalah aplikasi untuk internal maupun eksternal. Untuk internal, aplikasi berkaitan dengan dikbangum (pendidikan pengembangan umum) yaitu SIP, Sespimen, PTIK. Untuk eksternal termasuk rekrutmen ini. Aplikasi untuk mereka melatih diri untuk persiapan menghadapi ujian masuk,” pungkas Kombes Pol Agus. (rgr)