METRO SUMBAR

Apresiasi Peran Agen Perisai di Sumbar, Gubernur Sarankan Peningkatan Kompetensi dalam Upaya Menjangkau Pekerja Sektor Informal

1
×

Apresiasi Peran Agen Perisai di Sumbar, Gubernur Sarankan Peningkatan Kompetensi dalam Upaya Menjangkau Pekerja Sektor Informal

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN—Mahyeldi saat memberikan sambutan dan motivasi pada kegiatan Penguatan Sistem Keagenan Perisai untuk Perluasan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, sekaligus Pengukuhan 100 Agen Perisai PT Damko Manggala Utama di Hotel Mercure Padang, Selasa (17/12).

PADANG, METRO–Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi peran strategis Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) dalam menjangkau pekerja yang belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial, hingga akhirnya terdaftar sebagai peserta BPJS Kete­nagakerjaan. Namun de­mikian, masih banyak pekerja di sektor informal yang perlu dijangkau, dan kompetensi Agen Perisai perlu terus ditingkatkan.

Hal itu disampaikan Mah­yeldi saat memberikan motivasi pada kegiatan Penguatan Sistem Keage­nan Perisai untuk Perluasan Perlindungan Jaminan So­sial Ketenagakerjaan, se­kaligus Pengukuhan 100 Agen Perisai PT Damko Manggala Utama di Hotel Mercure Padang, Selasa (17/12).

Mahyeldi menyebutkan, sekitar 75 persen pekerja sektor informal di Sumbar belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial.

“Kita menyadari bahwa tantangan di sektor kete­na­gakerjaan semakin kompleks, terutama sekali untuk menjangkau pekerja di sektor informal agar mendapatkan perlindu­ngan jaminan sosial. Selama ini, Agen Perisai telah berupaya dalam menjang­kau banyak pekerja di Sumbar, dan menjemba­tani mereka dengan BPJS Ketenagakerjaan. Ini sangat kita apresiasi,” ujar Mahyeldi.

Namun mengingat ma­sih banyak pekerja yang belum terjangkau, Mahyeldi menilai Agen Perisai perlu terus meningkatkan kompetensi dalam menge­dukasi dan mensosialisasikan pentingnya perlindu­ngan jaminan sosial saat bekerja. Hal ini pun perlu menjadi catatan bagi perusahaan yang bermitra de­ngan BPJS Ketenagakerjaan, seperti PT Damko Manggala Utama.

“Pendampingan, edu­kasi, dan sosialisasi yang dilakukan tentu harus konsisten. Agen perisai juga bisa melibatkan tokoh ma­syarakat untuk ikut me­yakinkan masyarakat pekerja, tentang penting dan perlunya perlindungan ja­minan sosial ketenagakerjaan. Selain pendekatan secara logika, pendekatan lewat agama juga perlu dilakukan,” ujar Mahyeldi lagi.

Sementara itu dalam sambutannya, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Padang, Muhammad Syahrul, me­ngutarakan ucapan terima kasihnya atas dukungan Pemprov Sumbar dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Sumbar. Terutama sekali dukungan melalui Instruksi Gubernur Nomor 5 tahun 2021 tentang Peningkatan Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Sumbar kepada Kepala Daerah dan Stakeholders Terkait.

“Bahkan Sumbar menjadi provinsi pertama di Indonesia yang memberikan dukungan melalui instruksi seperti ini. Tentu saja, kami terus berharap dukungan itu semakin kuat, sehingga semakin banyak pekerja di Sumbar yang mendapatkan perlindu­ngan jaminan sosial kete­nagakerjaan,” ucap Syah­rul. (fan)