BERITA UTAMA

PPP Cari Tokoh Nasional untuk Jadi Ketua Umum, Gus Ipul, Sandiaga Uno, Gus Taj Yasin, hingga Dudung Disebut

0
×

PPP Cari Tokoh Nasional untuk Jadi Ketua Umum, Gus Ipul, Sandiaga Uno, Gus Taj Yasin, hingga Dudung Disebut

Sebarkan artikel ini
Capture 4

JAKARTA, METRO–Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mencari figur pemimpin. Pencarian calon ketua umum itu bakal berlangsung pada Muktamar 2025 mendatang. Untuk calon ketua umum, kader partai berlambang kakbah berharap berasal dari to­koh nasional dan memiliki daya pengaruh besar.

Ketua DPC PPP Indragiri Hulu, Riau, Bayu Surbakti mengatakan bahwa kriteria calon ketua umum harus dari tokoh nasional yang sudah punya nama, agar memiliki pengaruh besar untuk kemenangan PPP pada pemilu 2029.

Dia menyebut saat ini ada sejumlah tokoh nasio­nal yang berpeluang ma­­ju di Muktamar PPP 2025. Mulai dari Menteri Sosial Syai­fullah Yusuf (Gus Ipul), man­ta KSAD Jenderal (Purn) Du­dung Ab­du­rach­man, man­­tan Men­teri Pariwisata dan Eko­nomi Kreatif (Men­pa­­re­kraf) Sandiaga Uno, hing­­ga Wakil Gubernur Ja­wa Te­ngah terpilih Gus Taj Yasin.

Baca Juga  Pemotor Tewas Terlindas Truk Tangki CPO, Kepala Pecah dan Bersimbah Darah, Janji Serahkan Diri ke Polsek, Sopir malah Kabur

Menurut Bayu Surbakti, kehadiran tokoh nasional yang sudah dikenal publik memiliki magnet untuk menarik perhatian publik. “Nanti ketua umum itu bisa menarik tokoh besar lainnya di setiap provinsi untuk menjadi calon anggota legislatif yang potensial meraih suara besar di setiap dapil,” jelas Bayu di sela-sela acara Work­shop Nasional Anggota DPRD PPP se-Indonesia di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Kamis (12/12).

Lebih penting lagi, dia menekankan sosok yang ketum PPP mesti memiliki finansial yang lebih dan loyal untuk membesarkan partai PPP di pemilu 2029. Kehadiran wajah baru itu PPP pada Pemilu 2029 bisa membawa lolos ke partai lolos parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen. Selain itu mendulang suara untuk kursi-kursi DPRD provinsi, kabupaten, dan kota.

Baca Juga  Kunjungan Wisata ke Sumbar Meningkat, Ekonomi Masyarakat Menggeliat

Setelah PPP tidak lolos ke Senayan, Bayu menyatakan kondisi PPP tidak dalam baik-baik saja. “Di setiap daerah pasca pemilu rata-rata kursi yang ada di DPRD kabupaten maupun provinsi berkurang,” jelasnya. Kondisi itu berdampak pada hasil Pilkada Serentak 2024.

Seperti diketahui PPP bakal menggelar Muktamar 2025 untuk menentukan ketua umum baru. Waktu muktamar bakal diputuskan pada Mukernas PPP yang berlangsung di Jakarta sejak Jumat (13/12) hingga Minggu (15/12). “Saya berharap penyelenggaran Mukernas & Muktamar nantinya dapat merumuskan langkah-langkah baru atau strategi baru untuk menuju kemengan di pemilu 2029,” tandasnya. (jpg)