BERITA UTAMA

Pedagang Sate Tewas Tergantung di Mushala

0
×

Pedagang Sate Tewas Tergantung di Mushala

Sebarkan artikel ini
TEWAS TERGANTUNG—Jenazah Ali Munan (66) yang ditemukan tewas tergantung di dalam mushala diperiksa oleh Polisi.

PDG. PARIAMAN, METRO —Warga Durian Jan­tu­ang Korong Simpang Patai, Nagari Sikucua Utara, Ke­camatan V Koto Kam­pu­ang Dalam, Kabupaten Padangpariaman, dige­ger­kan dengan ditemukan se­orang kakek tewas tergan­tung di dalam Mushala, Senin (9/12) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban yang diketahui bernama Ali Munan (66) yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang sate dan tinggal di mushala itu, ditemukan dengan kondisi tali yang terlilit di lehernya yang diikatkan ke kayu kuda-kuta atap mushala. Warga setempat pun bera­mai-ramai datang untuk menyaksikannya.

Tak berselang lama, Polisi dari Polsek Kampung Dalam dan Tim Inafis Sat­reskrim Polres Pariaman datang untuk melakukan olah TKP. Selanjutnya, jena­zah korban dievakuasi ke rumah sakit untuk dila­kukan visum.

Kapolsek Kampuang Dalam, Iptu Aldyka me­ngatakan, kronologi pene­muan mayat berawal pada sekitar pukul 11.00 WIB di dalam sebuah mushala. Mayat itu ditemukan dengan posisi tergantung di dalam mushala menggunakan seutas tali.

“Saksi ketika itu hendak mengambil helm yang ditinggal di mushala tersebut. Saat saksi mengambil helm ia menemukan mayat tergantung di dalam mushala. Dari keterangan saksi juga bahwa yang meninggal itu tinggal di mushala,” katanya.

Iptu Aldyka menuturkan, setelah saksi melihat mayat tergantung, ia langsung mengabarkan ke warga lainnya. Pasalnya, warga langsung menelepon Polsek Kampung Dalan dan langsung mendatangi tempat penemuan mayat tersebut.

“Kami telah melakukan evakuasi terhadap mayat dan melakukan visum luar oleh tim medis puskesmas Sikucur. Dari pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap jasad korban,” ujarnya. (ozi)