METRO PADANG

Hari Antikorupsi Sedunia, Komitmen Teguh untuk Indonesia Maju

0
×

Hari Antikorupsi Sedunia, Komitmen Teguh untuk Indonesia Maju

Sebarkan artikel ini
PERINGATAN HAKORDIA 2024— Penjabat Wali Kota Padang Andree Algamar menghadiri peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia secara daring di Ruang Asisten, Senin (9/12).

AIAPACAH, METRO–Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Andree Algamar menghadiri peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia secara daring di Ruang Asisten, Senin (9/12).

Pembukaan Hari Anti­korupsi Sedunia (Hakordia) 2024 dibuka oleh Menteri Koordinator Politik dan Ke­ama­nan, Budi Gunawan mewakili Presiden Prabowo di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. Tema peringatan Hakordia Tahun 2024 ada­lah “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi untuk Indonesia Maju”.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Kea­manan, Budi Gunawan me­nyampaikan bahwa Pre­siden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pe­merintah untuk terus mem­perkuat upaya pem­be­­rantasan korupsi di Ta­nah Air. Presiden Prabowo sudah memasukkan pem­be­ran­tasan korupsi dalam misi ketujuh asta cita untuk memperkuat reformasi politik, hukum, dan biro­krasi, serta memperkuat pemberantasan korupsi dan narkoba.

“Indonesia membutuhkan penguatan komitmen dari seluruh eleman bangsa untuk bersatu padu dalam memberantas korupsi demi terwujudkan tujuan pembangunan nasional”.

Dia berujar korupsi me­rupakan kejahatan yang luar biasa yang sangat menghambat pembangu­nan dan merusak ekonomi bangsa. “Komitmen pemerintah dalam pemberantasan korupsi juga tertuang dalam semangat Asta Cita poin ketujuh,” kata Budi Gunawan.

Dia menyebut berda­sar­kan Asta Cita poin ketujuh penting untuk memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba. Tidak hanya itu, pemberantasan korupsi adalah upaya panjang yang berkelanjutan sehingga butuh dukungan semua lini dalam pemberantasannya.

Mantan Kepala Badan Intelejen Negara ini berujar Hakordia adalah sarana yang sangat penting dalam menyampaikan pesan antikorupsi kepada seluruh lapisan masyarakat dalam kegiatan kolaboratif dan edukatif. Oleh karena itu, diharapkan dapat mem­bangun kesadaran kolektif bahwa korupsi adalah musuh bangsa yang da­pat diperangi untuk men­capai Indonesia Emas 2045.

Ketua KPK Sementara Nawawi Pomolango mengatakan selama 5 tahun terakhir, KPK telah me­lakukan penindakan sebanyak 597 perkara. Kasus korupsi itu terjadi di sejumlah sektor. Kasus korupsi itu dari sektor hukum, infrastruktur, perizinan, SDA, pendidikan hing­ga kesehatan.

“KPK berhasil melakukan aset recovery yang menjadi salah satu sumbangsih nyata bagi pemberantasan korupsi terhadap pemasukan kas ne­gara melalui penerimaan negara bukan pajak PNBP sebesar Rp2.490.­470.­167.­594. Khusus untuk ta­hun 2024, total aset recovery adalah sebesar Rp677.­593.085.560,” tambahnya. (brm)