PESSEL, METRO— Wakil Ketua DPRD Pesisir Selatan, Hakimin, dari Fraksi Gerindra, meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan untuk lebih serius menggarap potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) ke depannya.
Hakimin menilai, potensi Sumber Daya Alam (SDA) di kabupaten ini sangat melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal.
“Potensi SDA di Pesisir Selatan melimpah, seperti perkebunan kelapa sawit dan sektor lainnya. Selain itu, ada juga pajak dari rumah makan, restoran, penginapan, parkir, pengisian air minum isi ulang, hingga sarang burung walet. Semua ini telah diatur dalam Perda Nomor 9 Tahun 2023,” ujar Hakimin.
Menurutnya, meskipun regulasi sudah ada, realisasi penerimaan PAD dari sektor-sektor tersebut masih sangat minim.
“Hingga kini, realisasi penerapan PAD sektor itu masih jauh dari harapan,” tambahnya.
Hakimin juga menyoroti paradoks yang terjadi di Indonesia, termasuk di Pesisir Selatan.
“Ada istilah paradoks Indonesia. Kekayaan kita melimpah, hasil bumi kita luar biasa, tapi rakyat kita belum bisa menikmatinya secara merata,” tegas politisi Partai Gerindra tersebut.
Ia menilai, kekayaan SDA yang seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat justru lebih banyak dinikmati oleh segelintir oknum yang ingin memperkaya diri sendiri atau golongannya saja.
Hakimin menegaskan, potensi SDA yang ada harus dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pesisir Selatan dan mendukung pembangunan yang merata.
“Saya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk serius dalam mengoptimalkan potensi yang ada. Kita perlu kerja sama yang solid agar PAD Pesisir Selatan meningkat dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat secara langsung,” tutupnya. (rio)






