POLITIKA

Komisi I DPRD Sumbar Lakukan Monitoring ke Daerah, Pemko Bukittinggi Minta Dukungan Pelaksanaan MTQ Nasional

0
×

Komisi I DPRD Sumbar Lakukan Monitoring ke Daerah, Pemko Bukittinggi Minta Dukungan Pelaksanaan MTQ Nasional

Sebarkan artikel ini
MONITORING— Komisi I DPRD Provinsi Sumatera Barat saat kegiatan monitoring ke Kota Bukittinggi.

PADANG, METRO–Komisi I DPRD Sumatera Barat melakukan pengawasan dan monitoring terkait dengan keperluan pelaksanaan program kegiatan Bidang Pemberda­yaan Masyarakat dan Desa serta Pelayanan Publik ke Pemko Bukittinggi. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Bukittinggi meminta dukungan penambahan dana kegiatan Musaba­qah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional tingkat Sumatera Barat kepada DPRD Sumbar. Selasa (3/12).

Asisten I Setdako Bukittinggi, Isra Yonza.yang menerima kunjungan Komisi I DPRD Sumbar tersebut  menyampaikan bahwa Pemprov sudah membantu Rp 7 miliar untuk pelaksanaan MTQ Sumatera Barat. Dana itu dinilai ma­sih minim untuk mendukung pelaksanaan MTQ ting­kat Sumbar, yang akan digelar di Kota Bukittinggi 2025 mendatang.

“Sebagai tuan rumah, tentu Pemkot Bukittinggi ingin menggelar MTQ ini secara maksimal melalui penambahan dana pendukung,” ungkapnya.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumbar, Abdul Rahman bersama anggota Komisi I, Irsyad Syafar menyampaikan apresiasi pada Pemkot Bukittinggi yang terus melaksanakan kegiatan pelayanan publik.

“Kita dorong terus Pem­ko Bukittinggi untuk dapat melaksanakan seluruh program kegiatan layanan publik secara efektif. Jika ada kendala, khususnya anggaran, tentu dikomunikasikan lagi, bagaimana bisa dimasukkan dengan anggaran pokir anggota dewan,” ujarnya.

Untuk MTQ, lanjut Abdul Rahman, pihaknya akan mendorong Pemprov untuk menambah support kepada Pemko Bukittinggi sebagai tuan rumah. Sehingga pelaksanaannya nan­ti dapat berjalan sesuai rencana dan sukses.

“Kita akan support Ko­ta Bukittinggi sebagai tuan rumah MTQ tingkat Sumbar. Terkait kekurangan anggaran, kita akan bahas ini lagi dengan Pemprov, bagaimana cost sharing yang paling pas antara Pemprov dengan Pemko Bukittinggi,” katanya.(hsb)