PADANG, METRO – Pemerintah Provinsi Sumbar akan berupaya mewujudkan target partisipasi pemilih 77,5 persen dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Untuk mencapai target itu, Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit melarang Aparatur Sipili Negara (ASN) bepergian ke laur negeri selama pelaksanaan pemilu nanti. ”Sampai tanggal 30 April 2019, Kepala Dinas tidak dibenarkan ke luar daerah maupun ke luar negeri. Untuk itu, kepada karyawan kita, para seluruh pegawai dan ASN juga tidak dibenarkan ke luar daerah pada saat H-7, pada saat kita mau Pilpres,” tegas Nasrul Abit kepada POSMETRO, Rabu (20/3).
Disentil terkait agenda Wakil Gubernur saat Pemilu, Nasrul Abit menyebutkan, pihaknya sengaja mengosongkan agenda ketika Pileg dan Pilpres. Karena, dirinya sudah mendapatkan intruksi dari Mendagri mengenai larangan ASN dan Kepala Daerah melakukan perjalanan dinas ke luar negeri selama Pemilu 2019.Larangan itu dituangkan dalam surat edaran bernomor 099/892/SJ tertanggal 1 Februari 2019. Surat itu ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Hadi Prabowo atas nama Mendagri Tjahjo Kumolo.
”Kita pada saat itu tidak membuat agenda, supaya dikosongkan karena sudah ada perintah dari Mendagri,” ujar Nasrul Abit. Nasrul Abit mengajak, ASN agar menjaga netralitas dalam Pemilu 2019. Dia mengingatkan, kepada seluruh ASN supaya tidak mudah terpancing dengan dinamika politik yang sedang berkembang. Serta, isu-isu saat ini menuntut kesabaran bagi ASN untuk aktif bermedia sosial.
”Jaga netralitas, dan laksanakan Pilpres dengan sebaik-baiknya agar terpilih anggota legislatif yang terbaik, Presiden juga yang terbaik,” imbau Nasrul Abit. Nasrul Abit menambahkan, jika ada yang terlibat maka akan disanksi sesuai aturan ASN. Sanksi mulai dari ringan, sedang dan berat. Apalagi sampai mencaci maki, hina dan menyebarkan berita hoaks. Sebab, setiap hari Bawaslu, BKD dan Inspektorat pantau.
”Masyarakat juga bisa lapor ke Bawaslu jika ada ASN tak netral,” ucap Nasrul.Terakhir, Nasrul Abit melanjutkan, siapapun yang terpilih nanti itulah pemimpin kehendak rakyat dan ditakdirkan Allah untuk memimpin bangsa Indonesia. Dia juga mengimbau, mari sukseskan Pemliu 2019 di Sumbar secara tertib dan aman dilingkungan masing-masing.
“ASN mesti ajak masyarakat agar tidak melakukan ujaran kebencian, fitnah, caci maki atau menghina satu sama lainnya,” tukasnya. (mil)





