METRO PESISIR

Mushalla Surau Cangkiang Mulai Dibangun

0
×

Mushalla Surau Cangkiang Mulai Dibangun

Sebarkan artikel ini

PADANGPARIAMAN, METRO – Wakil Bupati (Wabup) Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, meletakkan batu pertama pembangunan kembali Mushalla Surau Cangkiang, di Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang.
“Kita sangat mengapresiasi kebersamaan untuk membangun Padangpariaman, kalau kita handalkan dana APBD jelas tidak akan cukup untuk melaksanakan semua program pembangunan dalam daerahnya,” kata Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin.
Pasalnya, dana APBD Padangpariaman se tiap tahun sangat terbats dan telah jelas peruntukannya untuk keperluan yang sangat mendesak.
“Kita sangat berterima kasih dengan dukungan ranah dan rantau di Kecamatan IV Koto Aur Malintang dalam membangun sarana ibadah. Semua itu mereka lakukan untuk memperkuat keimanan dan ketaqwaan dan kepedulian terhadap generasi muda,” ungkapnya.
Katanya, sarana ibadah masjid atau musalla adalah rumah tempat ibadah umat muslim dapat dipergunakan tempat sholat. Selain tempat ibadah masjid juga merupakan pusat kehidupan komunitas muslim.
“Kegiatan – kegiatan perayaan hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah dan belajar Al Qur’an sering dilaksanakan di musalla. Bahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peranan dalam aktivitas sosial kemasyarakatan hingga kemiliteran,” ujarnya.
Ditambah lagi katanya, hadits riwayat Usman bin Affan Barang siapa yang membangun sebuah masjid atau musalla, karena mengharapkan keridhaan Allah SWT, maka Allah akan membangun untuknya sebuah rumah di surga.
Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, Nasaâ dan Ahmad, Rasullulah SAW bersabda bahwa apabila seorang manusia meninggal dunia maka putuslah amalnya, kecuali tiga hal yaitu shodaqoh jariyah, anak shalih yang mendoâ akannya dan ilmu yang bermanfaat sesudahnya.
”Pendirian masjid atau musalla adalah pendirian rumah Allah SWT, dan hanya bisa dilakukan atas kehendak-Nya dan dilakukan secara bersama-sama dikarenakan kecintaan kita dan rasa syukur kita kepada-Nya. Kepada Allah SWT semua urusan dikembalikan dan semoga Allah SWT meridhoi kita semua,” tandasnya. (efa)