PASAMAN, METRO–Dalam upaya pencegahan pelanggaran dan memastikan kelancaran proses pengawasan pada pemilihan Gubernur Wakil Gubernur Sumatera Barat dan Bupati dan Wakil Bupati Pasaman tahun 2024, Bawaslu Pasaman menggelar kegiatan Rapat Kerja Teknis Pengawasan serta Pelatihan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Serentak Tahun 2024 Sekaligus Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS.
Kegiatan Raker dipusatkan di hotel Emir Lubuk Sikaping dan dilaksanakan selama dua hari mulai Kamis (21/11) sampai Jum’at (22/11) dengan melibatkan seluruh Panwascam Kecamatan, PKD dan Sekretariat Kecamatan. Kegiatan tersebut langsung dibuka oleh Kordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Lumban Tori, SE.
Dr. Juli Yusran, S.Ag., M.Si Komisioner KPU Pasaman dan Mesrawati, SE Mantan Komisioner Bawaslu yang menjadi Narasumber dalam acara.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Pasaman ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan koordinasi antar-stakeholder terkait dalam pengawasan pelaksanaan Pilkada.
Rapat kerja Teknis ini juga menjadi ajang bagi para pengawas Pemilu untuk memperdalam pemahaman mengenai mekanisme pengawasan yang berlaku, serta memperkuat pemahaman teknis dalam pengawasan pemungutan dan penghitungan suara.
“Melalu Rapat kerja ini, kami berharap dapat memastikan setiap tahapan dalam pemungutan suara hingga perhitungan suara berjalan dengan tranparan dan sesuai aturan. Selain itu, kami juga berkomitmen untuk mencegah adanya potensi pelanggaran yang dapat merusak integritas hasil pemilu,” Jelas Kordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Lumban Tori, SE saat membuka acara.
Dengan digelarnya Rapat kerja teknis ini, Bawaslu Pasaman berharap pengawasan pada pilkada 2024 dapat berjalan dengan lebih efektif dan memberikan kontribusi yang positif terhadap penyelenggaraan Pemilu yang jujur, adil dan tranfaran.
Selain Raker, Bawaslu Pasaman juga akan menggelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS dengan melibatkan anggota Panwas Kecamatan beserta Staf pada Jum’at (22/11) besok dipandu langsung oleh Komisioner Bawaslu Kabupaten.
Dimana saat simulasi Bawaslu Pasaman akan memperaktekkan tata cara pemungutan dan penghitungan hingga pengawasan di dalam TPS.
Tujuan dilaksanakan kegiatan simulasi tersebut yakni agar supaya mengetahui sekaligus mengatasi kendala yang dihadapi saat hari pemungutan suara yang akan dilaksanakan pada 27 November Besok. “Jadi setiap potensi dan dugaan pelanggaran yang akan terjadi sudah bisa dideteksi sejak dini, terutama dalam pengawasan yang akan dilakukan oleh pengawas TPS dilapangan,” tambah Tori. Selain itu kegiatan simulasi ini dilakukan dalam rangka menyiapkan Panwascam Kecamatan agar mampu membimbing jajarannya sampai ketingkat bawah yakni PTPS.
Jadi kegaiatan simulasi ini akan dilaksanakan secara berjenjang hingga ketingkat Kecamatan nantinya. “Setelah kita laksanakan simulasi di Kabupaten kawan-kawan Panwascam juga nanti akan melaksanakan kegiatan simulasi ditingkat Kecamatan,” jelas Tori. (mir)






