BALAI GADANG, METRO–Memeriahkan HUT ke-27, SMAN 13 Padang mengadakan Tasspo 3 (Tilawah Art Sain Sport) Competition dengan mengusung tema “Kembangkan Prestasi di Era Gen Z melalui Tasspo 3, Batamu Kito Tampek Carito Kito Basamo”. Acara ini dibuka Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Barlius, Senin (18/11).
Untuk lomba tilawah, memperlombakan MTQ. Sedangkan untuk lomba art adalah, seni lukis, solo song. Kemudian untuk sains, melombakan Olimpiade Matematika, Olimpiade Kimia, Olimpiade Informatika, serta lomba sport yakni futsal, voli, Mobile Legends. Dalam kesempatan itu, Barlius juga meninjau Masjid Babul Ilmi di Kompleks SMAN 13, Tanjung Aur, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Kototangah. Hadir dalam acara itu, Ketua Komite Eidizon Dt Rajo Perak, Kepala SMA se-Kota Padang.
Kepala SMAN 13 Padang Walmukminin, mengatakan Tasspo 3 (Tilawah Art Sain Sport) Competition diadakan untuk memeringati ulang tahun ke-27 SMAN 13.
“Alhamdulillah acara berjalan sukses dan lancar. Kegiatan ini tidak lepas dari dukungan guru dan tata usaha, serta komite. Kita mengucapkan selamat dan bangga kepada siswa siswi dengan jumlah 1.196 orang dengan 35 rombel, dan sudah ada kelas jauh SMAN 17 Padang. Mudah mudah dengan adanya SMAN 17 Padang ini beban untuk peneriamaan masuk siswa baru sudah bisa terdukung untuk dapat diterima,” ujar Walmukminin.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat Barlius, mengatakan bahwa kegiatan ini nilainya sangat positif, memacu kreativitas pengembangan diri dan talenta siswa.
“SMAN 13 (Smantibel) Padang makin berseri, sekolah kebanggaan nan idola, siswa Smantibel banyak talenta, tariannya keren, amat mempesona. Selamat siswa hebat semua ikut Smantibel TASSPO Competition tiga, salah satu ciri anak muda,suka mengaji, seni dan olah raga. Semoga bisa jadi orang taat,” sebut Barlius.
Dikatakan Barlius, dalam kompetisi apapun namanya, nilai nilai sportifitas jadi utama. Jika sportifitas sudah jadi utama, kalah dan menang itu biasa.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, guru dan siswa. Banyak bakat-bakat positif yang dikembangkan di kegiatan ekstrakurikuler ini,” sebut Barlius. (ped)






