METRO PADANG

Pramuka Kwarcab Dibekali Pemahaman Pengawasan Obat dan Makanan

0
×

Pramuka Kwarcab Dibekali Pemahaman Pengawasan Obat dan Makanan

Sebarkan artikel ini
SOSIALISASI PENGAWASAN OBAT— Ketua Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Kota Padang, Andree Harmadi Algamar membuka sosialisasi pengawasan obat dan makanan terhadap anggota Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Kota Padang, di ruangan Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, Sabtu (16/11).

PADANG, METRO–Untuk meningkatkan pemahaman anggota pramuka terkait pengawasan obat dan makanan, Satuan Karya Pramuka (Saka) Pe­ngawas Obat dan Makanan (POM) Sumbar melaksanakan sosialisasi pengawasan obat dan makanan terhadap anggota Kwartir Cabang (Kwarcab) 09 Gerakan Pramuka Kota Pa­dang, di ruangan Abu Ba­kar Jaar, Balai Kota Pa­dang, Sabtu (16/11).

Ketua Kwarcab 09 Gerakan Pramuka Kota Pa­dang, Andree Harmadi Algamar yang secara resmi membuka kegiatan tersebut menyebut bahwa da­lam gerakan pramuka, Sa­ka berkedudukan sebagai organisasi pendukung pramuka yang melekat pada kwartir penyelenggara kecakapan hidup dan kompetensi anggota.

“Pada Munas ke-XI Ge­rakan Pramuka tahun 2023 pada 1-4 Desember telah disahkan Saka POM yang dirintis BPOM untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan generasi muda dalam bidang pem­binaan dan pengawasan obat dan makanan yang dapat diterapkan pada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” kata Andree Algamar yang juga sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Padang.

Dia pun berharap, me­lalui kegiatan ini, para anggota pramuka dapat lebih memahami terkait obat-obatan, termasuk kosmetik yang cukup banyak dipakai generasi muda saat ini.

“Sehingga kita tidak asal-asalan lagi dalam memilih kosmetik yang akan digunakan. Tapi mengetahui kandungannya, sehingga tidak menimbulkan efek negatif terhadap penggu­nanya,” tambah Andree.

Sementara itu, Ketua Majelis Pembimbing (Mabi) Saka POM Sumbar, Hilda Murni yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Balai BPOM di Padang menyebut bahwa pengawasan obat dan makanan adalah tanggung jawab seluruh komponen bangsa, yang perlu dilakukan melalui sinergi tiga peran antara pelaku usaha, masyarakat, dan BPOM.

“Gerakan pramuka me­ru­pakan salah satu mitra strategis BPOM dalam penguatan pengawasan serta meningkatkan efektivitas pengawasan obat dan makanan,” ujarnya.

Dia menyebut, kerja sama antara BPOM di Pa­dang dengan gerakan pramuka telah terjalin sejak lama. Dan Saka POM me­rupakan salah iGermplementasi dari kerja sama yang sudah terbangun ter­sebut.

“Gerakan pramuka me­miliki potensi besar sebagai generasi milenial, mari bersama-sama dengan Saka POM Sumbar melalukan berbagai aksi pengawasan untuk melindungi masya­rakat dan diri sen­diri,” pung­kasnya. (brm)