METRO PESISIR

Berburu Hama Tupai Resmi Ditutup, Suhatri Buir: Berburu Tupai Sambil Berwisata

0
×

Berburu Hama Tupai Resmi Ditutup, Suhatri Buir: Berburu Tupai Sambil Berwisata

Sebarkan artikel ini

PDG.PARIAMAN, METRO – Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, menutup secara resmi berburu hama tupai sambil berwisata di Kenagarian III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang.
“Kita Pemkab Padangpariaman sangat mendukung kegiatan berburu hama tupai sambil berwisata. Kita juga berterima kasih kepada pemburu dan kelompok pemburu tupai, karena telah sukses membasmi hama tupai sebanyak 7200 ekor,” kata Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Burs aat acara penutupan, kemarin.
Apalagi katanya, kegiatan membasmi hama tupai yang merusak tanaman petani dilaksanakan se Sumatra Barat, Riau dan Jambi sekaligus HUT Elang Sniper Pariaman ke-II tahun 2019.
Kemudian lagi katanya, kegiatan ini juga dapat menjalin hubungan silaturrahmi dan sejalan dengan membasmi hama tupai. Apalagi kali ini berhasil dibasmi sebanyak 7200 ekor hama tupai tersebut.
Jadi katanya, dengan menggalakkan olahraga berburu untuk memberantas hama tupai yang menyerang buah kelapa dan tanaman para petani lainnya otomatis hasil pertanian masyarakat meningkat.
”Kalau tidak kita basmi hama tupai ini tentu akan menyebabkan produksi kelapa warga berkurang setiap panen, karena itu kita Pemkab Padangpariaman sangat mendukung kegiatan berburu hama ini dalam rangka mengatasi hama ini,” ujarnya.
Katanya, hama tupai merupakan musuh utama kelapa, kakao dan tanaman lainnya. Apalagi buah kelapa yang sudah dimakan tupai atau dilobangi tidak akan bisa dimanfaatkan lagi sehingga merugikan petani.
Jika jelasnya, seekor tupai merusak satu buah kelapa dalam satu hari, dan harga kelapa Rp 2.000 per butir, maka dalam setahun merugikan petani sekitar Rp 750.000.
“Hitungan ini baru satu ekor tupai makan satu kelapa per hari, bisa dibayangkan bagaimana jadinya kalau dalam satu hari 3 sampai 5 lima buah kelapa tentu sangat merugikan,” ujarnya.
Jadi jelasnya, olahraga berburu tupai ini sangat penting untuk membasmi hama kelapa di daerah itu. Dirinya mengapresiasi masyarakat yang telah membuat kelompok olahraga berburu tupai.
“Jika kekompok berburu tupai ini terorganisir di tingkat kecamatan maka hama tupai ini akan bisa diatasi pada setiap kecamatan di Kabupaten Padangpariaman,” paparnya. (efa)

Baca Juga  Dua Nagari Terisolir Memiriskan, Jalan SD Negeri 19 hanya Jalan Air