“Debat ini bukan tentang siapa yang menang. Kita menginginkan Padangpanjang yang bermartabat, pilkada yang badunsanak yang berarti untuk negeri,” sebutnya.
KPU Padangpanjang juga mendatangkan sejumlah panelis yang merupakan ahli di bidangnya sesuai dengan tema yang diangkat. Seperti Dosen FIS Universitas Negeri Padang (UNP), Dr. Hendra Naldi, S.S, M.Hum. Dosen Politik Hukum Islam UIN Imam Bonjol Padang, Dr. Abrar, M.Ag. Dosen Psikologi UIN Imam Bonjol, Dr Wanda Fitri, M.Si. Dosen Universitas Muhammadiyah Sumbar, Dr Ilham, S.Pd, MA.
Lebih lanjut Puliandri , juga menghadirkan Dosen Administrasi Publik FISIP Universitas Andalas (Unand), Rozidateno Putri Hanida, S.IP, M.PA dan Hendri Navigator, S.Psi, M.Pd, CHt, CI IBH, CPNLLP,. Serta Ketua Baznas Padang Panjang, Syamsuarni, S.Ag.
“Debat dibagi menjadi beberapa segmen. Yaitu Penyampaian Visi dan Misi, Pendalaman Visi-Misi dan Program Kerja, serta Tanya Jawab Pasangan Calon,” jelas Poliandri.
Turut menyaksikan, Penjabat (Pj) Walikota, Sonny Budaya Putra, AP, MSi, Ketua DPRD Imbral, S.E, Kapolres, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, SIK, MAP, Forkopimda dan undangan lainnya. (rmd)
















