LIMAPULUH KOTA, METRO–Kabupaten Lima Puluh Kota, menjadi juara umum pada Kejurprov Bulutangkis se-Sumbar, yang berlangsung selama lima hari mulai, Rabu-Minggu (16-20/10), di Gedung serbaguna Densiko, Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota.
Dengan perolehan juara,1,2 dan 3 untuk kelompok umur (KU) 8 tahun dan KU 12 tahun, kategori Pa/Pi. Termasuk untuk ganda Veteran, juara 1,2 dan 3 juga didominasi oleh atlet utusan pengcab Kabupaten Lima Puluh Kota. Pemenang berhak memperoleh trophy dan uang pembinaan dari Dispora Sumbar.
Kejurprov Bulutangkis se-Sumatera Barat untuk KU 8 dan KU 12 resmi ditutup oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Hj.Aida, SH, dihadiri Kepala Dispora Sumbar, Drs. Maifrizon, M.Si, diwakili Kabid PPO Elvis Martin , S.Pd, dan Panitia Pelaksana Kejurprov Bulutangkis se-Sumatera Barat, Novrianda , S.STP, MM, Disparpora Lima Puluh Kota, Polsek, Camat, pelatih dan ofisial dan undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Hj. Aida, SH, berharap melalui kejurprov ini dapat meningkatkan semangat latih dan tanding bagi atlet Bulutangkis Sumatera Barat khususnya Kabupaten Lima puluh kota, karena untuk menjadi sang juara yang diperlukan adalah latihan, kompetisi-kompetisi.
“Melalui kompetisi inilah terbentuk mental juara nantinya yang akan mengharumkan nama Sumatera Barat dalam perhelatan kejuaraan Bulutangkis tingkat nasional maupun internasional dimasa yang akan datang. Untuk itu kuncinya adalah latihan dan terus mengasah mental tanding melalui kompetisi,” ucapnya berharap.
Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat, Drs. Maifrizon, M.Si, melalui Ketua Panitia Pelaksana Kejurprov Bulutangkis se-Sumatera Barat, Novrianda , S.STP, MM, menyebut bahwa kegiatan Kejurprov Bulutangkis ini terselenggara berkat dukungan dan pokok pokok pikiran Anggota DPRD Sumbar, Hj Aida, SH.
“Kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas dukungan ibuk Hj.Aida, terhadap pembinaan olahraga di Sumatera Barat. Kejuaraan Provinsi ini diselenggarakan untuk menginspirasi serta memotivasi para adek-adek atlit Bulutangkis dan pecinta olahraga Bulutangkis, di Sumatera Barat,” sebutnya.
Melalui Kejurprov Bulutangkis ini dapat membangun jiwa sportifitas dan kebersamaan bagi generasi muda disamping sebagai wadah penyaluran bakat pada kegiatan positif. Sehingga generasi muda Sumbar dapat terhindar dari penyakit masyarakat yang saat ini menjadi tantangan berat generasi muda.
Selain itu juga mencari dan memantau atlit Bulutangkis prausia dini dan usia dini Sumatera Barat khususnya di Kabupaten Lima Puluh Kota untuk menghadapi Kejuaraan pada tingkat yang lebih tinggi. “Pada Kejurprov Bulutangkis se-Sumbar ini diikuti peserta dari 3 nomor pertandingan yaitu KU 8 dan KU 12 dengan jumlah peserta 52 orang dan nomor veteran dengan jumlah peserta 30 orang,” sebutnya.
Dia juga menyampaikan selamat kepada para atlet yang berhasil meraih juara, dan teruslah berlatih serta berkompetisi sehingga akan lahir atlet yang dapat membanggakan nama Sumbar dikanca nasional bahkan internasional. (uus)






