SAWAHLUNTO, METRO–Dalam acara kopdar yang diselenggarakan oleh Baramuda di Kafe Alyos, Riyanda dan Jeffri memaparkan sejumlah program yang relevan dan menarik bagi anak muda generasi Z dan milenial.
Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan anak muda yang antusias untuk menggali peluang berkarya, berkarir, dan berbisnis.
Dalam sesi diskusi, Riyanda dan Jeffri menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang aspirasi anak muda.
Salah satu peserta, Supriyadi, yang merupakan lulusan SMA, bertanya tentang cara meningkatkan penghasilan dari bisnis online yang sedang dijalaninya.
Di sisi lain, Budi, seorang lulusan Teknik Sipil, mengungkapkan kesulitan yang dialaminya dalam mencari pekerjaan di bidangnya dan berharap adanya beasiswa serta program pertukaran pelajar untuk anak-anak Kota Sawahlunto ke luar negeri.
Riyanda, yang sebelumnya merupakan fresh graduate dari FISIP UNPAD, berbagi pengalaman pribadinya. Ia menjelaskan bagaimana awalnya ia terobsesi untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS), namun akhirnya memutuskan untuk membuka usaha menjual baju secara online.
Riyanda juga sempat meraih juara dua dalam ajang Uda-Uni tingkat Provinsi Sumatera Barat, sebelum terjun ke dunia politik dan kini menjabat sebagai BA 1 Kota Sawahlunto.
“Anak muda generasi Z dan milenial tidak boleh buta akan politik. Politik ada di setiap aspek kehidupan kita. Mulai sekarang, setiap anak muda harus belajar tentang ilmu politik melalui internet dan media sosial. Saat ini, adalah masanya bagi anak muda untuk maju dan terlibat dalam politik,” tegas Riyanda.
Ia mencontohkan Wakil Presiden Gibran Rangkabumi yang aktif berpolitik di usia muda. “Keterlibatan kita dalam politik bisa meningkatkan banyak aspek kehidupan, termasuk ekonomi, kesehatan, dan pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Jeffri, calon Wakil Walikota, menekankan pentingnya minat anak muda dalam olahraga dan bisnis.
“Sebagai pecinta olahraga, saya ingin memfasilitasi anak muda dalam hobi mereka sehingga bisa memberikan penghasilan. Kita akan mengadakan berbagai event olahraga yang menarik untuk mempromosikan Kota Sawahlunto sebagai tujuan wisata. Kami juga berencana memberikan pelatihan bagi anak muda yang tertarik dalam bisnis online, menghadirkan ahli untuk membantu mereka menciptakan peluang usaha,” ujarnya.
Jeffri menambahkan, program beasiswa dan pertukaran pelajar juga sedang disiapkan, dengan rencana perdana ke pulau Jawa dan luar negeri.
“Kami paham kebutuhan anak muda karena kami juga berasal dari generasi yang sama. Dengan kolaborasi dan inovasi, kita bisa mencapai prestasi yang lebih baik di usia muda,” tutupnya. (pin)





