METRO PADANG

Reses I Anggota DPRD Padang Iskandar, Ditemui Ada Masjid dan Mushalla Minim Jamaah dan Aktifitas

1
×

Reses I Anggota DPRD Padang Iskandar, Ditemui Ada Masjid dan Mushalla Minim Jamaah dan Aktifitas

Sebarkan artikel ini
JEMPUT ASPIRASI WARGA— Anggota DPRD Kota Padang dari Dapil II Kecamatan Kuranji, Iskandar melakukan reses di Masjid Raya Ampang dan Gedung Serba Guna RT 01 RW 02 Kelurahan Ampang, Kecamatan Kuranji.

AMPANG, METRO–Reses masa sidang I Tahun 2024, anggota DPRD Kota Padang Iskandar di Dapil II Kecamatan Kuranji, dari  (11-15 /10) dilakukan di Masjid Raya Ampang dan Gedung Serba Guna RT 01 RW 02  Kelurahan Ampang, Kecamatan Ku­ranji.

Anggota DPRD Kota Padang Iskandar, mengatakan kegiatan reses dilaksanakan di dua titik dengan segmen yang berbeda.

Di Masjid Raya, Iskandar menampung aspirasi terkait persoalan agama, kehidupan beragama di masyarakat. Sejumlah pe­ngu­rus masjid, mushalla, TPQ, guru TPA/TPQ, kepala garin ikut hadir.

“Permasalahan kita de­ngarkan ada masjid yang surplus dengan segala ke­giatannya dan juga ada masjid dan mushalla yang sampai pengajian rutinnya tidak ada,” ungkap Iskandar.

Baca Juga  Poltekpar Tawarkan Kerjasama dengan Pemprov

Dikatakan Iskandar, saat pembangunan mushalla atau masjid berebut minta dibangun. Namun setelah dibangun, masjid dan mushalla lengang. Sedangkan aktivitas juga nihil.

­“Ke dapannya, kita ha­rap­kan tak ada lagi yang seperti itu,” ujarnya.

Pada hari kedua di  Gedung Serba Guna, Iskandar mendengar aspirasi warga yang meminta  pembangunan infrastruktur, persoalan banjir, pembangunan drainase dan memperbaiki dan memperlancar aliran air.

Warga Ampang sangat antusias menyambut kegiatan reses anggota dewan. Mereka menyampaikan aspirasi, dan Insya Allah diperjuangkan ke Pemerintah Kota Padang.

“Jika tidak cukup maka kita teruskan perjuangan ke tingkat provinsi maupun tingkat pusat,” katanya.

Selain itu, usulan  ma­syarakat mengenai persoalan pengadaan buku panduan atau pembelajaran untuk anak TPQ, pembangunan ruang atau bangunan TPQ, jalan, pembangunan MCK, intensif  honor guru mengaji. Kemudia, anggaran dana untuk kegiatan pemuda, penyediaan air PDAM, anggaran untuk pu­sat kegiatan belajar anak putus sekolah paket A, B, C, fasilitas olahraga, bak sampah.

Baca Juga  PLN Sumbar Berlakukan WFH Bagi Pegawai

“Yang jelas semua aspirasi masyatakat kita tampung,” tegas Iskandar.

Mewakili warga,  Nelvi mengusulkan memperjuangkan anak -anak untuk sekolah SMP karena daerah tersebut merupakan blank zona. Selain itu juga diminta tambahan dari kepala TPQ Mushalla Nurul  Hikmah mengusulkan ke­las TPQ dan sarana prasaran selama lokal TPQ ma­sih dalam mushalla.

“Kami mewakili ma­syarakat agara persoalan ini dapat dicari jalan baiknya,” harap Nelvi. (ped)