PADANG, METRO–Rumah tiga lantai yang berada di Jalan Nipah, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, mengalami kebakaran, Minggu (13/10) sekitar pukul 14.30 WIB. Beruntung, musibah itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Namun, lantaran rumah yang terbakar berada di kawasan padat permukiman penduduk dan padat pertokoan, membuat warga setempat sempat panik. Pasalnya, warga khawatir api semakin membesar dan menyebar ke bangunan lain di kawasan itu.
Pihak Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang pun merespon cepat laporan kejadian kebakaran itu dengan mengerahkan delapan unit armada pemadam berikut dengan puluhan personelnya ke lokasi. Petugas berjibaku untuk menaklukkan api dengan menyemprot air dari dalam rumah maupun dari luar rumah.
Bahkan, petugas harus memanjat kanopi rumah dan menyemprotkan air ke lantai dua dan lantai tiga rumah untuk mempercepat proses pemadaman. Setelah satu jam berjibaku, api yang membakar rumah itu akhirnya berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan pendinginan.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi mengatakan, kebakaran tersebut menghanguskan rumah berukuran 10 x 15 meter persegi yang dihuni oleh dua Kepala Keluarga (KK) dengan total tujuh jiwa.
“Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini, namun kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 800 juta. Selain itu, tiga bangunan lain berpotensi terdampak, namun upaya pemadaman cepat berhasil menyelamatkan properti senilai sekitar Rp 2 miliar,” kata Rinaldi.
Menurut Rinaldi, saksi mata melihat api dan asap muncul dari lantai dua rumah tersebut, kemudian segera melaporkan ke petugas Damkar. Saat ini, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak Kepolisian.
“Pemilik rumah yang terbakar adalah Herman (67) dan Fery (40), keduanya warga Tionghoa yang bekerja sebagai wiraswasta. Dua saksi yang pertama kali melihat kejadian adalah Leonardo Tan (34) dan Adila Veronica (27),” jelas Rinaldi.
Rinaldi menuturkan, lokasi kebakaran berada di kawasan padat pertokoan yang merupakan jalan utama di Kota Padang. Sebanyak delapan unit mobil pemadam kebakaran dan 80 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Selain petugas Damkar, turut hadir di lokasi personel dari TNI, Polri, PLN, serta perangkat Kelurahan Berok Nipah untuk membantu penanganan.
“Meskipun satu bangunan mengalami kerusakan berat pada lantai dua dan tiga, area yang terancam terdampak seluas 30 x 15 meter persegi berhasil diselamatkan. Tidak ada warga yang mengungsi akibat kejadian ini. Penanganan kebakaran di kawasan ini berjalan lancar berkat koordinasi cepat antara Dinas Pemadam Kebakaran, aparat keamanan, dan masyarakat setempat,” tutupnya. (brm)





