BERITA UTAMA

Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045, Menkop UKM Tegaskan Kampus Harus Jadi Pabrik Wirausaha

0
×

Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045, Menkop UKM Tegaskan Kampus Harus Jadi Pabrik Wirausaha

Sebarkan artikel ini
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

JAKRTA, METRO–Kementerian Koperasi dan UKM membuat program entrepreneur hub guna mendorong pengembangan pelaku UMKM dan juga wirausaha di tanah air.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan, program ini juga bekerja sama dengan berbagai kampus di seluruh Indonesia.Menurut Te­ten, kampus diajak bekerja sama sebagai upaya untuk menjadikan civitas akademika ini sebagai pabrik wirausaha guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Saya sering melihat di berbagai negara lain ba­gaimana kewirausahaan di rancang secara strategis by design dari kalangan perguruan tinggi berbasis riset dan inovasi. Di sinilah peran besar universitas seperti UGM untuk membimbing mahasiswa yang memiliki bisnis lewat lembaga inkubasi untuk mengembangkan bisnisnya. Sehingga ketika lulus, mahasiswa akan siap menjadi seorang pebisnis yang andal,” kata Teten dalam keterangan tertulis yang diterima.

Teten menambahkan, program entrepreneur hub yang melibatkan kampus ini juga menjadi ajang untuk mengembangkan ekosistem bisnis bagi pelaku UMKM dengan melibatkan berbagai stakeholder.

Baca Juga  Prabowo Menang di Dharmasraya dan Pessel, Herman: Menang 10, Kalah 1

Menurutnya, saat ini sudah ada 500 startup dari anak muda yang terhu­bung lewat entrepreneur hub yang juga dipertemukan dengan investor dari berbagai negara seperti Ko­rea Selatan, Jepang, Belanda dan Australia guna me­ningkatkan produk UMKM berdaya saing global.

“UMKM harus mendapat akses inovasi, teknologi dan digitalisasi melalui program rumah produksi bersama yang dikelola oleh koperasi sebagai cikal bakal industri menengah berbasis keunggulan lokal. Saya berharap kita dapat terus berkolaborasi untuk mengembangkan program-program kewirausahaan yang memberi ruang bagi mahasiswa untuk beri­novasi serta menjadi entrepreneur sukses,” ungkap Teten.

Wakil Rektor bidang Pendidikan & Pengajaran Universitas Gadjah Mada Wening Udasmoro mengungkapkan, UGM mempunyai peranan penting di bidang kewirausahaan di bidang akademik dan juga ekosistem. Kata dia, UGM mempunyai Galangan Inovasi dan Kreativitas (GIK) yang menjadi pusat pe­ngembangan inovasi dan kewirausahaan.

Baca Juga  Diduga Terpapar Corona, IRT Enggan Dirujuk ke RSUD

“Selain itu, UGM juga menyediakan bisnis inkubator yang merupakan program untuk mahasiswa yang punya bisnis. Saat ini sudah 50 perusahaan rintisan yang terdaftar di ba­wah program inkubasi UGM dan beberapa sudah berhasil mendapatkan pen­danaan,” jelas Wening.

Wening menegaskan, UGM akan terus bekerja sama dengan sejumlah pihak seperti Kementerian Koperasi dan UKM dan juga  Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Ma­da (KAFEGAMA) untuk bisa terus mengembangkan UKM.

Co-founder & CEO Katadata Metta Dharmasaputra menambahkan, Katadata sudah menjalin nota kesepakatan dengan Kemenkop UKM untuk membuat Rumah Digital UMKM. Konsep dari RDU ini adalah agar UMKM bisa membuat portall sendiri sehingga mempunyai kredibilitas. (jpg)