PADANG, METRO–Kebakaran besar terjadi di di jalan Andalas nomor 17 A, RT 002 RW 010, Kelurahan Andalas, Kecamatan Padang Timur, Jumat, (11/10) sore sekitar pukul 15.20 WIB. Setidaknya, tiga unit rumah ludes dilahap si jago merah dan dua unit rumah mengalami kerusakan ringan.
Beruntung, musibah kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, belasan jiwa harus kehilangan tempat tinggal dan harus mengunsi ke rumah sanak saudaranya. Selain itu, kebakaran juga menimbulkan kerugian materi hingga Rp 700 juta.
Kepala Bidang (Kabid) Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan terkait kebakaran itu dari salah seorang masyarakat setempat sekitar pukul 15. 19 WIB dan langsung ditindaklanjuti dengan memberangkatkan unit pemadam ke lokasi.
“Berdasarkan informasi yang kami himpun di lokasi, kebakaran itu berawal ketika saksi melihat ada percikan api dari salah satu kamar rumah bagian depan. Saksi kemudian melaporkan peristiwa kebakaran itu ke Damkar Kota Padang,” katanya.
Dijelaskan Rinaldi, rumah tersebut salah satunya dimiliki oleh Delima Oktavia Lestari (32), yang merupakan ibu rumah tangga. Dimana peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh Zulfahmi (25).
“Situasi di lokasi kejadian berada di kawasan yang padat penduduk dengan akses jalan yang kecil, selain itu banyak masyarakat yang ingin menyaksikan langsung peristiwa ini dan tentu sangat menganggu proses pemadaman” ungkapnya.
Rinaldi menuturkan, kondisi tiga rumah yang terakar mengalami kerusakan berat dan tidak bisa lagi dihuni sebelum adanya pembangunan ulang. Selain itu, dua rumah yang berada dekat lokasi kebakaran juga ikut terdampak mengalami kerusakan ringan.
“Sebanyak tujuh unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api, dengan 80 orang personil, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.07 WIB,” katanya.
Ditambahkan Rinaldi, beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut, namun kerugian material di perkirakan mencapai Rp. 700 juta rupiah. Sedangkan untuk penyebabnya, Rinaldi menyerahkannya kepada pihak kepolisian.
“Dengan adanya kejadian ini, kami mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan hati-hati dengan hal-hal yang bisa memicu terjadinya kebakaran,” tutupnya. (brm)






