BERITA UTAMA

Bengkel Las Dilahap si Jago Merah, Hanguskan Mobil dan 2 Motor

0
×

Bengkel Las Dilahap si Jago Merah, Hanguskan Mobil dan 2 Motor

Sebarkan artikel ini
hangus—Kondisi bengkel las yang terbakar hingga menghanguskan mobil dan dua motor di Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah.

PADANG, METRO–Bengkel las yang bera­da di RT 002 RW 012, Kom­plek Cendana, Anak Air, Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang ludes dilahap si jago merah pada Kamis, (10/10).

Selain meludeskan ba­ngunan bengkel hingga rata dengan tanah, keba­karan itu juga mengha­nguskan dua unit sepeda motor beserta satu unit mobil. Ditaksir, kerugian yang ditimbulkan dari mu­sibah itu mencapai Rp 1 miliar rupiah.

Kepala Bidang Operasi (Kabid Ops) dan Sarana Prasarana (Sarpras) Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan peristiwa kebakaran itu dari salah seorang warga setempat.

“Kebakaran itu diketahui pertaa kali oleh saksi bernama Hambali (44). Ia melihat kobaran api bersumber dari arah mobil yang sedang dikerjakan dan merambat ke arah bengkel,” kata Rinaldi kepad wartawan.

Melihat kejadian itu, kata Rinaldi, saksi melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Namun, sebelum pihaknya tiba di lokasi, warga bersama pemilik dan pekerja bengkel sudah berusaha memadamkan api, tetapi tidak berhasil.

“Kami mendapatkan laporan tersebut dari salah seorang warga tentang adanya peristiwa kebakaran, yang terjadi sekitar pukul 11.23 WIB. Kebakaran tersebut menghanguskan sebuah bengkel las beserta peralatannya, dan juga dua sepeda motor, dan satu unit mobil,” lanjutnya.

Mendapati laporan itu, Rinaldi menambahkan, pihaknya mengerahkan sebanyak 12 unit armada Damkar beserta dengan 43 orang personel ke lokasi kejadian. Banyaknya armada yang dikerahkan lantaran kawasan itu merupakan padat permukiman penduduk.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, namun kerugian yang dialami korban mencapai Rp 1 miliar,” ungkapnya.

Terkait penyebab kebakaran, Rinaldi menuturkan, pihaknya tidak bisa memastikannya dan menyerahkannya kepada pihak yang berwajib untuk me­nyelidikinya.

“Polisi juga sudah datang ke lokasi. Mereka memasang police line di lokasi kebakaran untuk kepentingan pnyelidikan,” tutupnya. (brm)