DHARMASRAYA, METRO–Para pedagang di pasar tradisional Nagari Koto Baru sampaikan aspirasi mereka saat pasangan Cabub-Cawabub, Annisa Suci Ramadhani-Leli Arni (ASLi) lakukan kunjungan ke pasar Nagari Koto Baru. Adapun, tujuan kunjungan dari pasangan calon ini dalam rangka mensosialisasikan program-program yang mereka tawarkan guna membangun Kabupaten Dharmasraya lima tahun ke depan.
“Sebagai pekerja pasar, kadang kami kesulitan membersihkan pasar ini sebab matahari terlalu terik. Sehingga kalau boleh meminta, seandainya nanti Ibuk terpilih, kami minta buatkan kanopi pada lorong pasar, sehingga menjadi lebih teduh dan nyaman,” sebut Pengurus Pasar Koto Baru, Bakrie kepada Annisa, Rabu (9/10).
Selain agar memudahkan pengurus dalam merawat pasar, ditambahkan dia, itu nantinya diharapkan juga akan menambah kenyamanan kepada orang-orang yang datang berbelanja ke pasar, dan hal itu pastinya juga akan memiliki pengaruh terhadap pendapatan para pedagang.
“Kalau sekarang, apa lagi siang, panasnya minta ampun, Buk. Mau cepat-cepat saja kita rasanya pergi dari pasar ini, tapi jika nanti pasar ini memiliki kanopi, tentu ceritanya akan berbeda,” tegasnya.
Berikutnya, salah seorang pedagang ikan yang ada di Pasar Tradisional Koto Baru, Iyen meminta, agar pasangan calon bupati dengan nomor urut 2 tersebut memperbaiki lantai pasar agar pasar terlihat kembali rapi dan bersih, tidak ada lagi becek.
“Lantai pasar sekarang sudah rusak, Buk. Sehingga kalau hujan sedikit, beceknya sangat kelihatan, dan itu secara tidak langsung akan mempengaruhi minat orang untuk datang ke pasar ini, Buk,” sebutnya.
Selain itu, Iyen juga memaparkan, bahwa becek yang ada di Pasar Tradisional Koto Baru juga berpaut pada keadaan drainase, atau sanitasi air yang ada pada pasar tersebut. Bagi Iyen, sanitasi air yang ada mesti diperbaiki terlebih dahulu.
Sementara itu, Calon Bupati Kabupaten Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani menyampaikan, bahwa pihaknya dengan segera akan menyelesaikan segala persoalan yang ada pada pasar tradisional yang ada di Nagari Koto Baru tersebut.
“Karena setiap pasar adalah pusat ekonomi, tempat bertemunya antara pedagang dan pembeli, yang juga menjadi tempat dimana tingkat perekonomian masyarakat suatu daerah dapat ditentukan. Maka dari itu, segala apa yang bapak/ibu sampaikan tadi akan segera kami selesaikan,” katanya.
Lebih lanjut, Annisa juga membahas terkait program prioritas yang mereka miliki dalam mendongkrak pertumbuhan dan juga pendapatan para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Dharmasraya. (cr1)






