METRO PADANG

Cawawako Amasrul Serap Aspirasi Pedagang Pasar Raya Padang, Bakal Tata Ulang Toko-Kios dan Dirikan Terminal Angkot

0
×

Cawawako Amasrul Serap Aspirasi Pedagang Pasar Raya Padang, Bakal Tata Ulang Toko-Kios dan Dirikan Terminal Angkot

Sebarkan artikel ini
SERAP ASPIRASI PEDAGANG— Calon Wakil Wali Kota Padang Amasrul mengunjungi los daging Pasar Raya Padang, Senin (7/10) lalu. Amasrul mendengarkan aspirasi dari pedagang daging di Pasar Raya Padang.

PASAR RAYA, METRO–Calon Wakil Wali Kota Padang Amasrul mengun­jungi los daging Pasar Raya Padang, Senin (7/10). Mantan Sekretaris Daerah Kora Padang itu men­dengar­kan aspirasi dari pedagang daging di Pasar Raya Padang. Amasrul adalah birokrat yang memulai dari pangkat paling bawah dan sangat mudah bergaul dengan semua elemen masyarakat.

Berpisahnya los daging, ayam, dan ikan membuat pengunjung Pasar Raya menjadi bingung. Dikare­na­kan, jika pengunjung ingin membeli ikan, ayam dan daging, pengunjung musti berputar-putar, tidak berada pada satu tempat. Apa­lagi pedagang rumah makan yang mencari ba­han-bahan untuk menu masakan.

“Kini ko tapisah antaro los daging, ayam, dan ikan. Jadi ndak efektif,” ujar Pak Nawi salah seorang pedagang daging sapi saat berdialog dengan Amasrul yang mendampingi Calon Wali Kota Padang M Iqbal.

Baca Juga  PT Semen Padang dan KSOP Kelas I Dumai Jalin Kerjasama Terminal Khusus

Pedagang berharap, bahan makanan itu dikelompokkan dalam satu lokasi. “Harusnyo los daging iko samo ayam dan ikan di satu tampek. Jadi kalau model kini ko terpisah-pisah ko mubazir. Pedagang rumah makan payah nyari bahan-bahan,” tambahnya yang berharap M Iqbal-Amasrul bisa memperbaiki penataan Pasar Raya Padang kembali.

Cawawako Amasrul me­­nyampaikan, penataan Pasar Raya perlu dilakukan. Sebab, Pasar Raya merupakan salah satu sentral ekonomi di Kota Pa­dang. Bahkan, juga bagi masyarakat di Kabupaten dan Kota se-Sumbar. Kalau dibiarkan seperti itu, maka akan mengurangi fungsi dari pasar itu sendiri.

Baca Juga  Pembacaan Memorandum, Rangkaian Sertijab Danlantamal II Padang

“Terminal angkot juga perlu didirikan untuk mempermudah masyarakat. Kami akan kembali menghadirkannya, untuk mempermudah pergerakan kon­­sumen di Pasar Raya Padang,” ujar putra asli Koto Tangah Padang ini.

Amasrul juga menyampaikan bahwa Kota Padang mempunyai tiga umber ekonomi, yakni perdagangan, pertanian, dan perikanan. Ketiga sektor tersebut harus didukung permerintah. Hal itu harus terus dijaga dan dikembangkan untuk keberlangsungan kota ini di masa depan.

“Sebagai sentral eko­nomi, Pasar Raya harus di­susun dan ditata pengunjung dan perdagangan men­­jadi nyaman. Program-program Iqbal-Amas­rul akan mencakup hal ini untuk kemajuan pe­re­kono­mian masyarakat Kota Pa­dang,” kata mantan pejabat di Pemprov Sumbar ini. (*)