Jufriati (68), salah seorang wisudawati menyatakan perasaan bahagianya karena bisa merasakan momentum wisuda menggunakan pakaian lengkap dengan toga di atas kepala. “Saya sangat terharu bisa wisuda hari ini. Walaupun saya hanya menempuh pendidikan sampai Sekolah Dasar, Saya bisa menjadi seorang wisudawan di Sekolah Lansia Tageh ini. Adanya sekolah ini juga menjadi tempat saya berkumpul dengan teman-teman, menghilangkan suntuk, dan menjauhkan diri dari berpikir berat,” akunya.
Ia juga bercerita tentang kegiatan selama bersekolah. Para lansia difasilitasi dengan baik. Mulai dari antar-jemput, dan diberikan materi belajar tentang penguatan 7 Dimensi Lansia Tangguh.
Materi yang diberikan mencakup pencegahan kepikunan, cara menjaga kesehatan diusia tua, hingga materi keagamaan. Jufriati merasa sangat bersyukur bisa berkumpul dengan para lansia lainnya dan belajar bersama.
Apresiasi penuh turut disampaikan Lismegawati (41). Sebagai anak, ia sangat mendukung setiap kegiatan yang membawa manfaat bagi ibunya. “Saya senang melihat ibu bisa wisuda di Sekolah Lansia Tageh. Apalagi, ia sangat bersemangat dan aktif dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
Melihat ibu berinteraksi dengan teman-teman sebayanya dan terus belajar membuat kami semakin bangga. Kami sebagai anak mendukung apapun yang dilakukan, asalkan ibu senang, kami pun turut bahagia,” ungkapnya.
Jufriati berharap dengan adanya program sekolah lansia ini, para orang tua di Padang Panjang bisa mendapatkan ilmu yang berguna untuk hari tua, mengisi waktu luang, dan menjalin hubungan sosial yang lebih baik dengan sesama lansia, sehingga mereka dapat menikmati masa tua yang lebih bermakna dan bahagia. (rmd)




















