PAYAKUMBUH/50 KOTA

Dirjen Bimas Islam Kemenag Kunjungi Jorong Mangunai, Kampung Zakat Dapat Mengantarkan Mustahik menjadi Muzakki

0
×

Dirjen Bimas Islam Kemenag Kunjungi Jorong Mangunai, Kampung Zakat Dapat Mengantarkan Mustahik menjadi Muzakki

Sebarkan artikel ini

LIMAPULUH KOTA, METRO–Pendampingan dan ve­ri­fi­kasi Kampung Zakat Ka­bupaten Limapuluh Ko­ta terus dilakukan. Senin (7/10), tim dari Kementerian Agama RI dan Kanwil Kemenag Sumbar mela­ku­kan pendampingan dan ve­rifikasi.

Hadir dari Kementerian Agama RI Dirjen Bimas Islam, Nur Kumala Dewi dan Nurmala. Tim disambut Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lima Puluh Kota, H. Irwan. Jelang menuju lokasi Pilot Project Kampung Zakat Kabupaten Limapuluh Kota yang berada di Jorong Mangunai, Nagari Ampalu, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Tim Kemenag Pusat menyerahkan Paket Buku Program Kampung Zakat, Buku Pemberdayaan Za­kat dan Wakaf, serta se­jum­lah buku lainnya.

Wali Nagari Ampalu, Asrizal mengaku bersyu­kur dan mengapresiasi jajaran Kemenag Lima Puluh Kota, Pemkab Lima Puluh Kota yang telah menjadikan Jorong Ma­ngu­nai di Nagari Ampalu se­bagai Kampung Zakat. “Atas na­ma pemerintah na­gari dan masyarakat Am­palu menyampaikan te­rimakasih, semoga men­­­jadi pengembangan ekonomi masya­ra­kat nagari Ampalu kedepan,” sebutnya.

Baca Juga  Setelah Ditolak Warga, Alat Pemusnah Limbah Medis RSUD Adnan WD Dipindahkan

Ia juga menyampaikan berbagai potensi yang ada di Nagari Ampalu termasuk di Jorong Mangunai yang menjadi kampung zakat. “Ada beberapa potensi ekonomi di Nagari Ampalu, diantaranya perikanan, tenun dan pertanian cabai,” ucapnya.

Kakan Kemenag Lima­puluh Kota H Irwan, me­nyebut melalui kampung zakat ini sebagai bentuk meneguhkan komitmen bersama untuk menjadikan mustahik menjadi Mu­zaki. Semua lembaga di Lima Puluh Kota akan membantu masyarakat dalam bercocok tanam cabai.

“Kita berikhtiar me­ru­bah kehidupan umat, kita bangkitkan ekonomi umat dan menyadarkan para Muzaki untuk berzakat. Kita selamatkan Mustahik dari kekufuran dan kita selamatkan orang kaya agar membersihkan hartanya. Mari kita angkat darjad saudara-saudara kita agar nanti juga bisa menjadi Muzaki,” ucapnya.

Ia juga menyebut bahwa orang-orang kaya yang sudah  memberikan harta zakatnya tentu akan mendapatkan balasan da­ri Allah.

Dirjen Bimas Islam, Kementerian Agama RI Nur Kumala Dewi, pada kesempatan itu menyampaikan terimakasih sekaligus apresiasi atas sambutan dari Kanwil, Kemenag Lima Puluh Kota dan masyarakat Nagari Ampalu serta LAZ.  “Terimakasih kepada jajaran Kemenag, Pemda, Wali Nagari dan masyarakat di Kampung Zakat,” ucapnya.

Baca Juga  BNN Kota Payakumbuh Dorong Tes Urine di Sekolah

Dia menyebut, kampung Zakat Ribown, ini menjadi program kolaborasi semua unsur untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada mustahik (Penerima Zakat) yang sudah terdata sebanyak 82 orang di Jorong Mangunai, Nagari Ampalu. Kebersamaan dengan lembaga Amil Zakat sangat menentukan keberhasilan menjadikan Mustahik menjadi Muzaki dikemudian hari.

Dia juga menyebut, per­lunya berending terha­dap usaha ekonomi yang akan ditekuni oleh Mustahik dalam mengangkat ekonomi dan pendapatannya nanti. Apakah disektor pertanian cabe, tenun maupun perikanan. “Ini perlu dilakukan, sehing­ga dengan adanya bren­ding maka usaha masyarakat nantinya tidak terkendala apakah itu pemasaran, pertumbuhan dan lainnya,” ungkapnya. (uus)