METRO SUMBAR

Digitalisasi Sektor Pariwisata dan UMKM, Peserta PKN II Visitasi ke Desa Cisaat Jabar

0
×

Digitalisasi Sektor Pariwisata dan UMKM, Peserta PKN II Visitasi ke Desa Cisaat Jabar

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO–Digitalisasi disektor pa­riwisata dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XXXII Tahun 2024 Provinsi Suma­tera Barat (Sumbar), mela­kukan Visitasi ke Desa Cisaat, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat (Jabar), Rabu (2/10) lalu.

Dalam kunjungan yang diikuti oleh seluruh peserta PKN II Angkatan XXXII Tahun 2024 dengan lokus Provinsi Jabar, yang dimulai dengan visitasi ke objek wisata alam panorama perkebunan teh dan agro wisata tani dan wisata ku­liner.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Ma­nusia (BPSDM), Desniarti, yang bertindak selaku ke­tua rombongan mengatakan bahwa pemilihan visitasi peserta PKN II Angkatan XXXII Tahun 2024 ke Desa Cisaat dikarenakan Desa Cisaat memiliki potensi wisata dan daya tarik yang beragam, dimulai dengan daya tarik alam, budaya, religi dan agrowisata.

“Desa nya masih asri, memiliki alam yang indah, perkebunan teh, yang su­dah dijadikan  tempat wisata atau agro wisata, yang dikelola oleh pihak swasta dengan melibatkan ma­syarakat desa, selain itu Desa Cisaat kaya akan seni budaya dan juga terdapat beberapa  UMKM, seperti susu dan olahannya juga nanas dan olahannya, dan masing banyak hal menarik lainnya, yang pastinya akan menjadi daya tarik bagi para wisatawan,” ung­kap Desniarti.

Selain itu ungkap Des­niarti, Desa Cisaat adalah salah satu desa yang sukses dalam penerapan digitalisasi diberbagai sektor. “Jadi dengan adanya visitasi ini diharapkan peserta PKN II Angkatan XXXII Tahun 2024,  bisa mengambil lesson learning dari desa yang dikunjungi, se­kalian refreshing dan menambah rasa kebersamaan sesama peserta PKN II,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik), Siti Aisyah, yang merupakan salah seorang peserta PKN II dalam keterangannya mengatakan bahwa Desa Cisaat merupakan desa yang mempunyai banyak kelebihan di­bandingkan dengan desa lain di kabupaten Subang. “Keunggulan desa Cisaat ini adalah semuanya  digitalisasi, seperti informasi layanan jasa,  produk-pro­duk UMKM dan mereka tidak hanya menawarkan satu bidang saja, akan tetapi banyak produk layanan, bahkan sampai booking jadwal kunjungan, paket-paket kunjungan, sehingga memudahkan para wisa­tawan untuk berkunjung kesana,” jelas Siti.

Siti berharap, melalui visitasi, peserta PKN II mendapatkan ilmu-ilmu khususnya tentang digitalisasi untuk diterapkan nanti didaerah masing-masing. Dengan demikian digitalisasi di berbagai sektor khususnya pariwisata dan UMKM dapat terus ber­kembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangu­nan eko­nomi masyarakat khususnya Sumatera Ba­rat. (fan)