METRO PADANG

Hotman Paris Berbagi Pengalaman di Graha Pena

0
×

Hotman Paris Berbagi Pengalaman di Graha Pena

Sebarkan artikel ini

ADINEGORO, METRO – Pengacara kondang, Hotman Paris Hutapea berkunjung ke Graha Pena Padang, Kamis (14/3). Selain bersitaurahmi dengan jajaran Padek Group, kedatangan Hotman yang semakin beken ini juga berbagi pengalaman soal hukum dan karirnya di dunia entertaiment.
Kedatangan Hotman ke Kota Padang ternyata menjadi magnet bagi pengagumnya. Buktinya, pada saat pertemuan yang dilakukan di ruang utama Graha Pena Padang, banyak pengacara dan mahasiswa Fakultas Hukum dari berbagai universitas yang hadir. Mereka ingin berdialog langsung dan berbagi pengalaman dengan pengacara asal Sumut itu.
Hadir dalam kesempatan itu, acara dipandu oleh Defri Mulyadi perwakilan dari Padang TV. Hadir General Manager (GM) POSMETRO PADANG, Syukron Putra, Pemred Padang Ekspres, Heri Sugiarto, dan beberapa jajaran manager lainnya. Dengan gaya humoris, Hotman membuat diskusi pun semakin menarik.
Banyak pertanyaan yang muncul terkait seputar fenomenal kehidupan dari seorang Hotman. Seperti kebiasaannya yang selalu lekat dengan barang-barang mewah. Mulai sepatu, pakaian bermerk, cincin serta kalung berlian dengan harga miliaran rupiah.
“Hari ini cincin yang saya pakai hanya di jari sebelah kiri saja. Sebab, cincin yang di sebelah jari kanan tadi lepas. Saya simpan di kantong. incin itu berlian, nilainya miliaran rupiah. Dan sepatu yang saya pakai ini beli di Paris,” ungkap Hotman sambil memainkan jemari kirinya, lalu membuka sepatu yang dipakai dan memperlihatkan sepatu bling-blingnya.
Pria kelahiran Laguboti, Sumatera Utara, 20 Oktober 1959 ini juga menceritakan seputar Kedai Kopi Johny yang saat ini sedang diperbincangkan dan menjadi perhatian banyak orang.
“Kedai Kopi Johny hadir untuk membantu masyarakat yang ingin mendapatkan keadilan,” kata Hotman Paris.
Bagi Hotman, dirinya sudah cukup sukses sebagai pengacara. Saat ini dirinya juga sudah punya banyak aset baik yang bergerak dan tidak bergerak. Banyak properti yang tersebar di berbagai daerah dari mulai apartemen, vila di Bali, hingga ruko di Jakarta Utara.
”Sudah saatnya saya bisa menolong masyarakat dengan apa yang saya bisa. Setiap yang datang ke Kedai Kopi Johny tidak dipungut biaya sepeser pun,” ucap Hotman.
Adanya Kedai Kopi Johny di kawasan Kelapa Gading, Hotman Paris Hutapea menjadi tempat masyarakat mengadu permasalahan hukum. Menurutnya, permasalahan hukum di negeri ini cukup mengerikan. Khususnya bagi masyarakat kalangan bawah. (hsb)