LIMAPULUH KOTA, METRO–Tokoh masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota, yang juga budayawan Sumbar, DR (HC) Sawaluddin Ayub, sangat yakin terhadap kemampuan atau “kakok” tangan Duo orang bundo kanduang Lima Puluh Kota, yang baru saja dilantik sebagai anggota DPRD Lima Puluh Kota.
Duo orang wanita hebat yang dilantik dari 35 orang anggota DPRD Lima Puluh Kota itu adalah, Siska (PDI-P) dari daerah pemilihan (Dapil) Satu Kecamatan Payakumbuh-Harau, dengan perolehan suara 2.582 suara. Kemudian Esi Asmawati (Nasdem) daerah pemilihan (Dapil) Lima, Kecamatan Suliki-G.Omeh-B.Barisan dengan perolehan 1.221 suara.
“Hanya ada Duo orang perempuan atau bundo kanduang yang berhasil terpilih dan dilantik menjadi anggota DPRD Lima Puluh Kota yaitu Siska dari Batu Balang, Kecamatan Harau dan Esi Asmawati dari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh. Saya meyakini mereka berdua nanti akan memberikan warna dalam berbagai keputusan dan kebijakan dewan untuk Lima tahun kedepan,” sebut Sawaluddin Ayub, disela-sela pelantikan anggota Dewan Lima Puluh kota, Selasa (6/8).
Awe begitu sapaan akrab Sawaluddin Ayub, menilai meski kedua orang bundo kanduang Lima Puluh Kota itu baru pertama kali duduk di legislatif, namun berbagai pengalaman selama bergaul di tengah-tengah masyarakat sangat menentukan kesuksesan keduanya nanti dalam memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat di Lima Puluh kota.
“Tentu Keduanya memiliki latar belakang yang memang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Siska seorang pengusaha dan Esi Asmawati sehari-hari bertemu para petani karena dia pedagang yang menjual kebutuhan petani. Dengan latar belakang itu baik Siska maupun Esi, akan jauh lebih mengerti dan paham tentang apa yang dibutuhkan masyarakatnya,” jelas Awe.
Selain itu ungkap Awe, Lima Puluh Kota kaya akan sumber daya alam dan punya sumber daya manusia yang cukup untuk menghasilkan produk rumahan atau UMKM sebagai penumpang sumber ekonomi masyarakat Lima Puluh Kota. Namun, kemauan dari masyarakat saja tanpa adanya supor dan dukungan dari pemerintah daerah dan DPRD tentu tidak akan berkembang baik.
“Di sinilah nanti peran dari anggota DPRD kita terutama bondo kanduang untuk terus mendorong kemajuan UMKM Lima Puluh Kota, baik itu dukungan dalam bentuk bantuan modal usaha maupun dalam pemasaran dan promosi. Selain itu Lima Puluh Kota juga dikenal dengan pertanian, dan di Gunung Omeh, Suliki itu dikenal dengan Jeruk Siam Gunuang Omeh (Jasigo), ini tentu perlu disuport dan diperhatikan,” harap Awe. (uus)






