METRO SUMBAR

Tingkatkan Kewaspadaan Ketika Ada Potensi Bencana, Lima Sensor EWS Segera Dipasang di Tanah Datar

2
×

Tingkatkan Kewaspadaan Ketika Ada Potensi Bencana, Lima Sensor EWS Segera Dipasang di Tanah Datar

Sebarkan artikel ini
Bupati Tanah Datar Eka Putra

TANAHDATAR, METRO–Sebanyak 5 sensor untuk Early Warning System (EWS) segera dipasang di beberapa wilayah titik ra­wan bencana tanah longsor dan galodo di Tanah Datar.  Hal ini disampaikan Bupati Eka Putra saat so­sialisasi dan pendampingan pemasangan EWS di beberapa wilayah Tanah Datar, Rabu (31/7) di Indojolito Batusangkar.

Dikatakan Bupati, EWS nantinya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika ada potensi bencana yang akan terjadi.

“EWS merupakan sis­tem peringatan dini yang nantinya berupa sirine yang akan di dengar ma­syarakat, sehingga ketika berbunyi masyarakat me­ningkatkan waspada ataupun segera mengungsi, sehingga ketika bencana benar-benar terjadi, tidak menimbulkan korban jiwa,” sampainya.

Karena memberikan manfaat yang sangat besar untuk meminimalisir korban bencana, Bupati Eka Putra berharap duku­ngan instansi terkait, mulai dari masyarakat setempat, Wali Nagari, Camat dan pihak Polri dan TNI.  “Saya harap Wali Nagari, Camat, masyarakat dan juga pihak TNI dan Polri mendukung pembangunan EWS ini, terutama untuk turut menjaga keamanan alat dari hal tak diinginkan, karena ketika alat ini ada komponen yang hilang maka tidak bisa beroperasi,” ujarnya.

Baca Juga  Satlinmas harus Peka Terhadap Kondisi Dilingkungan

Terakhir Bupati juga menyampaikan terima ka­sih kepada Presiden dan BNPB serta pihak terkait lainnya yang telah memberikan bantuan EWS untuk Tanah Datar.

“Sesuai arahan Pre­siden, pemasangan EWS merupakan salah satu prioritas untuk dilaksanakan di Tanah Datar, dan diharapkan target pemasangan untuk 30 tiitik bisa dilaksanakan sesegera mungkin,” tukasnya.

Sementara itu Perwa­kilan pihak III yang akan memasang EWS di Tanah Datar Octavian Anhas me­nyampaikan, pema­sangan EWS ditahap awal akan dilaksanakan di 5 titik.

“Sensor untuk mengu­kur tingkat bahaya debet air akan dipasang di 5 titik Sungai yang berpotensi menyebabkan banjir bandang dan galodo, 2 di aliran sungai di X Koto tepatnya di Pagu-pagu dan aliran sungai kelok hantu, 2 di Kecamatan Pariangan yak­ni 2 Sungai di Nagari Sungai Jambu serta 1 di aliran Sungai Sigarunggung,” katanya.

Baca Juga  Kadisdukcapil Presentasikan Perkembangan Inovasi Pencatatan Kelahiran

Ditambahkan Octavian, di kesempatan tersebut pihaknya juga meminta izin kepada Bupati Tanah Datar untuk memulai pemasa­ngan EWS.  “Kita akan memasang 5 unit sensor dan 11 unit sirine, dan di kesenpatan yang baik ini kami mohon izin untuk bisa se­gera bekerja untuk mema­sang EWS ini,” pungkas­nya.  Turut hadir Kadis Kominfo, Kadis PU PR, Kalaksa BPBD, Kasatpol PP, Camat X Koto, Camat Paria­ngan, Camat Sungai Tarab, Sekcam Lima Kaum, Wali Nagari di beberapa dae­rah rawan bencana dan unda­ngan lainnya. (ant)