PADANGPPARIAMAN, METRO – Meski Kenagarian Paritmalintang berada di kawasan Ibukota Kabupaten Padangpariaman, namun Walinagari Paritmalintang, Kecamatan Enam Lingkung Padangpariaman, Syamsuardi sangat berharap agar jajaran Pemkab Padangpariaman bisa segera merealisasikan pengaspalan jalan dari arah Mapolres Padangpariaman menuju Kampung Kalawi, tepatnya via korong Padang Bukit dan Ilalang Gadang.
”Pasalnya ruas jalan menuju kawasan itu kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Terlebih saat musim penghujan. Biasanya ruas jalan di kawasan itu berubah sangat licin sehingga sangat sulit dilewati kendaraan. Baik itu kendaraan roda dua atau roda empat,” kata Walinagari Paritmalintang Syamsuardi, kemarin, usai pembahasan peraturan nagari.
Disebutkan, ruas jalan Kalawi yang menghubungkan antara Korong Padangbaru dan Ilalang Gadang sebelumnya pernah dibuka saat program ABRI Masuk Desa (AMD) pada tahun 1982 yang lalu. Hanya saja lanjut Syamsuardi, sejak saat itu ruas jalan tersebut belum pernah dilakukan pengerasan, sehingga kondisinya kembali mengalami penyempitan.
”Karena itulah kita tentu berharap, paling tidak ruas jalan tersebut bisa dilakukan pengerasan, sehingga kondisinya tidak terlalu licin dilewati kendaraan berbagai jenis seperti yang ada saat ini,” terangnya.
Secara keseluruhan sebut salah seorang walinagari senior di Padangpariaman ini, panjang ruas jalan dari Polres via Padang Baru Ilalang Gadang berkisar 3,5 KM. Hanya saja dari keseluruhan panjang ruas jalan tersebut yang baru diaspal baru berkisar 200 meter.
”Makanya kita dari pemerintahan nagari sangat berharap agar Pemkab Padangpariaman bisa merealisasikan pengerasan dan melakukan pengaspalan terhadap ruas jalan tersebut, sehingga nantinya bisa lebih nyaman dilewati oleh kendaraan berbagai jenis,” terangnya.
Hal itu sebut Syamsuardi memang sangat beralasan sekali. Pasalnya, di kedua korong tersebut, yaitu Korong Padang Baru dan Ilalang Gadang cukup banyak ditemukan pengrajin yang saban hari memproduksi batu bata yang terbuat dari tanah liat. Alhasil dengan kondisi ruas jalan licin dan sempit seperti itu jelas mereka jadi sangat kewalahan untuk mengangkut produksi batu bata ke luar.
”Begitu pula dengan orangtua siswa yang akan mengantarkan anaknya sekolah di SDN19 Padang Baru. Mereka juga jelas sangat kesulitan untuk melewati medan jalan yang licin seperti itu. Untuk itulah masyarakat sangat berharap agar hal itu bisa menjadi perhatian serius oleh pihak terkait di lingkungan Pemkab Padangpariaman.
Tidak kalah pentingnya ulas Syamsuardi, akibat belum diaspalnya ruas jalan di kawasan itu, tak ayal membuat kedua korong yang ada di Nagari Paritmalintang itu terkesan terisolir. Padahal lokasinya tidak jauh dari Kompleks Kantor Bupati Padangpariaman.
”Makanya kan sangat miris rasanya, karena tidak jauh dari lokasi Ibukota Kabupaten, tepatnya di Korong Padang Baru dan Ilalang Gadang Nagari Paritmalintang masih ditemukan ada daerah yang terisolir. Sementara daerah yang lokasinya cukup jauh dari IKK sudah demikian maju infrastruktur jalannya. Makanya ini mestinya harus menjadi PR tersendiri bagi dinas terkait untuk ke depannya,” imbuhnya.
Sebelumnya, sebut Syamsuardi bahkan telah menyampaikan persoalan itu secara langsung kepada orang nomor satu di Kabupaten Padangpariaman, dalam hal ini Bupati Ali Mukhni.Menyikapi hal itu Bupati bahkan telah berjanji akan memperhatikan perbaikan kondisi ruas jalan di kawasan itu. (efa)





