METRO PADANG

Pj Wako Perintahkan OPD Gercep Tangani Dampak Kemarau, BPBD Salurkan Air Bersih di 2 Kecamatan

0
×

Pj Wako Perintahkan OPD Gercep Tangani Dampak Kemarau, BPBD Salurkan Air Bersih di 2 Kecamatan

Sebarkan artikel ini
ASN Pemko Terlibat judi online
Andree Algamar Pj Wali Kota Padang

AIAPACAH, METRO–Penjabat Wali Kota Padang Andree H Algamar memerintahkan kepada setiap organisasi perangkat daerah (OPD) serta instansi terkait lainnya agar cepat tanggap dalam menangani dampak kemarau panjang yang telah mengakibatkan kekeringan di kota se­tem­pat.

“Saya sudah instruksikan kepada OPD dan instansi terkait agar cepat tanggap dan gerak cepat (gercep) dalam masa kemarau panjang yang me­nye­babkan kekeringan di sejumlah lokasi,” kata Andree, Senin (29/7).

Ia mengatakan kemarau yang terjadi di kota setempat telah mengakibatkan kekeringan sehingga warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Oleh karenanya, kata dia, perangkat Pemerintah Kota Padang harus memberikan pelayanan optimal kepada warga yang membutuhkan air bersih demi memastikan kebutuhan air warga terpenuhi.

Baca Juga  Api Muncul dari Mesin Cuci, Rumah Nyaris Terbakar

Ia mengatakan penyaluran air tersebut merupakan tugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang sebagai instansi penyalur air dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) selaku penyedia air.

“Ini kita tekankan betul agar dilakukan secara mak­simal, jangan sampai ada warga yang merana akibat tidak mendapatkan air,” katanya.

Menurut Andree, da­lam empat hari belakangan BPBD Padang telah melakukan penyaluran air bersih kepada warga secara berturut-turut di dua kecamatan, yakni kawasan Rawang, Kecamatan Pa­dang Selatan dan kawasan Pagambiran, Kecamatan Lubuk Begalung.

Pihak BPBD Padang me­miliki satu mobil tangki air dengan kapasitas 5.000 liter yang siap untuk bergerak menyalurkan air kepada warga.

Baca Juga  Polresta dan Kodim Gelar Patroli Gabungan

Selain BPBD, Pemko Padang juga meminta instansi lain, di antaranya Bagian Pemerintahan, Kesbangpol, Satuan Polisi Pamong Praja, dan seluruh camat yang harus siaga.

Hal yang sama juga diinstruksikan kepada Dinas Pemadam Kebakaran untuk menangani peristiwa kebakaran yang berpotensi terjadi di tengah kemarau panjang.

Andree mengatakan bagi warga yang membutuhkan layanan dari pemerintah dapat melaporkannya secara berjenjang mulai dari ketua rukun tetangga (RT), rukun warga (RW), dan kelurahan. “Ka­mi pastikan setiap informasi atau kebutuhan dari warga terkait penanganan kemarau akan ditindak lanjuti secepatnya,” katanya. (brm)