POLITIKA

Siapkan Pansus, PBNU Bakal Rebut Lagi PKB untuk Dikembalikan ke Pemilik Sah

1
×

Siapkan Pansus, PBNU Bakal Rebut Lagi PKB untuk Dikembalikan ke Pemilik Sah

Sebarkan artikel ini
Saifullah Yusuf (Gus Ipul) Sekjen PBNU

JAKARTA, METRO–Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berupaya untuk meluruskan arah perjalanan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Langkah itu dengan mengembalikan PKB ke PBNU sebagai pemilik sah.

Upaya itu dilakukan PBNU dengan membentuk tim lima atau semacam panitia khusus (Pansus) tentang PKB. Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, tim lima ini merupakan upaya dari PBNU untuk meluruskan sejarah sekaligus mengembalikan PKB ke pemilik sahnya yakni PBNU.

“PBNU sedang berdiskusi. Jika diperlukan, pembentukan tim lima akan segera dilakukan. Langkah ini setelah melihat pernyataan elite-elite PKB yang ahistoris. Ada tanda-tanda mereka akan membawa lari dari sejarah berdirinya PKB,” kata Gus Ipul kepada wartawan, Jumat (26/7).

Baca Juga  Bawaslu Bukittinggi Rekrut 365 PTPS Awasi Pemilu 2024

Gus Ipul menilai saat ini elite PKB banyak membuat pernyataan yang melenceng dari fatsun awal berdirinya partai. Bahkan, ada upaya nyata dan sistematis yang dilakukan elite PKB guna menjauhkan dari struktural NU.

Menurut dia, PKB didirikan oleh struktur NU dalam hal ini PBNU hingga ke cabang, MWC,­ dan ranting NU. Sehingga tanpa struktur NU, PKB tidak akan pernah terbentuk.

Gus Ipul lantas mencontohkan, beberapa pernyataan elite-elite PKB yang menganggap PBNU tidak perlu didengarkan. Padahal tanpa mendengarkan PBNU, PKB terbukti gagal dalam proses pemilihan Presiden beberapa waktu lalu.

Baca Juga  Tunggu Putusan MK, KPU Tetap Mengacu Sistem Proporsional Terbuka

Sementara itu, tim lima yang akan dibentuk ini akan menyerupai tim lima yang pada awal reformasi dulu pernah dibentuk PBNU untuk mendirikan PKB.

Tim lima segera diwujudkan setelah mendapatkan per­setujuan dari Rais Aam PBNU KH Miftachul Ahyar dan Ke­tua Umum PBNU KH Yahya Cho­lil Staquf. “Kita akan undang bergabung seluruh to­koh, para aktivis NU untuk di­min­tai pen­dapatnya terkait hal ini,” pungkas Gus Ipul. (jpg)