PAYAKUMBUH/50 KOTA

PIN Polio Serentak, Pemko Payakumbuh Sasar 18.557 Anak

0
×

PIN Polio Serentak, Pemko Payakumbuh Sasar 18.557 Anak

Sebarkan artikel ini
VAKSIN POLIO—Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda didampingi istrinya memberikan vaksin Polio tetes kepada anak-anak dalam rangka menyukseskan PIN Polio 2024.

POLIKO, METRO–Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh melaun­ching Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) bi­dang kesehatan dan pencananangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio di Posyandu Dahlia 2, Padang Sikabu, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Selasa, (23/7). Pj Wali Kota Payakumbuh diwakili Sekda Payakumbuh Rida A­nanda mengatakan Kota Payakumbuh telah bersiap  bertransformasi men­jadi Posyandu ILP yang mana kegiatan posyandu sudah dilakukan untuk memenuhi semua siklus hidup,satu posyandu untuk semua la­yanan usia.

Posyandu ILP merupakan upaya dari pemerintah dalam melakukan trans­formasi sistem pe­layanan kesehatan primer yang bertujuan untuk men­dekatkan layanan ke­sehatan berkualitas kepada masyarakat. “Integrasi ini diselenggarakan dengan mendekatkan pelayanan kesehatan melalui jejaring hingga ke ting­kat kelurahan, dengan sasaran seluruh siklus hidup sebagai platform­nya,” kata Rida Ananda.

Ia mengatakan terdapat beberapa hal yang menjadi fokus ILP bidang Kesehatan, yakni penerapan siklus hidup sebagai fokus integrasi pelayanan kesehatan, selanjutnya mendekatkan Pelayanan kesehatan melalui jejaring hingga tingkat desa dan kelurahan. “Termasuk untuk memperkuat promosi dan pencegahan yaitu melalui deteksi dan screening penyakit. Terakhir memperkuat pemantauan wilayah melalui digitalisasi dan pemantauan melalui dashboard situasi Kesehatan kelurahan,” ungkapnya.

Pada kesempatan ter­sebut, juga dilaksanakan PIN Polio dengan sasaran anak umur 0 sampai 7 tahun atau maksimal anak 7 tahun 11 bulan 29 hari. PIN Polio akan dilaksanakan dua kali putaran 23 – 29 Juli dan 6 -12 Agustus 2024. “Imunisasi polio merupakan upaya untuk melindungi anak dari penyakit polio. Penyakit Polio yang merupakan penyakit saraf yang dapat me­nyebabkan kelumpuhan. ancaman polio menjadi besar bila cakupan vaksinasi polio rendah,” kata­nya.

Pj Ketua TP-PKK Elfriza “Chece” Zaharman mengatakan bahwa TP-PKK akan siap membantu Pemko Payakumbuh da­lam menyukseskan pelaksanaan PIN dengan mengarahkan pengurus dan kader TP-PKK hingga di tingkat kelurahan. “Kami secara berjenjang akan siap mendukung dan me­nyukseskan pelaksanaan PIN Polio. Sehingga target yang telah ditentukan akan dapat tercapai,” katanya.

Selanjutnya dia berharap dengan pelaksa­naan imunisasi yang tidak lagi menggunakan pe­nyuntikan namun denga pola tetes diharapkan dapat meningkatkan capai­an PIN Polio. “Sasaran di Kota Payakumbuh seba­nyak 18.557 anak dengan target 95 persen di setiap putaran. Semoga kita di Kota Payakumbuh dapat mencapai target ini,” ung­kapnya.

Pada kesempatan ter­sebut juga diberikan penghargaan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu untuk dua ka­tegori yakni kategori  partisipasi masyarakat yang berkunjung Ke Posyandu berdasarkan   Puskesmas dan Kecamatan dengan peringkat ketiga Puskesmas Tiakar, peringkat ke­dua Puskesmas Padang Karambia, dan peringkat pertama Puskesmas Lampasi. Selanjutnya untuk kategori kunjungan Posyandu terbanyak dengan peringkat kedua Posyandu Arruhama 1 Kelurahan Sungai Durian de­ngan jumlah sasaran yang ada sebanyak 55 Orang dengan capaian kunjungan 100 persen dan peringkat pertama posyandu Bunga Mekar Kelurahan Kapalo Koto Ampangan dengan Jumlah sasaran yang ada sebanyak 60 Orang dengan  Capaian kunjungan 100 persen. (uus)