SIJUNJUNG, METRO–Sebuah warung kopi di Jorong Koto Tuo, Nagari Tanjung, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, mengalami kebakaran, Selasa (23/7) sekitar pukul 12.00 WIB. Akibatnya, bangunan warung yang terbuat dari kayu dengan ukuran 4×6 Meter itu dalam sekejap berubah menjadi arang.
Tak banyak barang-barang dagangan yang bisa diselamatkan, meski pemilik warung bersama warga setempat berjibaku memadamkan api. Setelah beberapa menit kebakaran terjadi, barulah petugas pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan pemadaman.
Kebakaran warung milik Helda Safitri (32) warga setempat, dibenarkan Kapolsek Koto VII AKP Alminazri melalui Staff Humas Polres Bripka Yudi Satria. Dikatakannya, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.
“Informasi dari sejumlah saksi, api pertama kali terlihat dari bagian belakang warung lalu cepat menyebar ke seluruh bagian warung yang materialnya sebagian besar dari kayu,” kata AKP Alminazri.
AKP Alminazri menuturkan, warga yang mengetahui kejadian langsung berupaya memadamkan api. “Warga sempat membantu melakukan pemadaman dan mengevakuasi barang-barang dari dalam warung. Namun, api menyebar dengan cepat sehingga tak banyak yang bisa diselamatkan,” terangnya.
Dikatakannya, api berhasil dipadamkan setelah petugas Damkar dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. “Mendapat laporan dari warga kita langsung turun ke TKP. Hingga akhirnya api berhasil dipadamkan setelah dua unit mobil Damkar sampai di lokasi,” jelasnya.
Meski tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu, namun kerugian materil ditaksir sekitar Rp10 juta rupiah. “Terkait penyebab kebakaran belum bisa kita pastikan, karena pasca kejadian tim dari Inafis Polres sudah turun ke lokasi melakukan olah TKP,” ungkapnya.
Pihaknya mengimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap bahaya kebakaran, terutama di saat musim panas seperti saat ini.
“Mengingat saat ini sudah memasuki musim panas sehingga peristiwa kebakaran sangat rawan terjadi, kita mengimbau agar masyarakat lebih waspada serta melakukan upaya pencegahan,” imbaunya. (ndo)






