METRO PADANG

271 Siswa Ikuti Pendidikan Bintara Polri di SPN Polda Sumbar, Irjen Pol Suharyono: Semoga Menjadi Insan Bhayangkara yang Profesional dan Bermoral

0
×

271 Siswa Ikuti Pendidikan Bintara Polri di SPN Polda Sumbar, Irjen Pol Suharyono: Semoga Menjadi Insan Bhayangkara yang Profesional dan Bermoral

Sebarkan artikel ini
PASANG PANGKAT— Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono memasang tanda pangkat kepada siswa Bintara Polri yang mengikuti pendidikan di SPN Polda Sumbar, Senin (22/7).

PADANG, METRO–Sebanyak 271 siswa yang dinyatakan lulus seleksi rekrutmen anggota Polri mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri gelombang II tahun anggaran 2024 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Padang Besi Polda Sumbar.

Pembukaan pendidikan ini dilakukan dengan upacara yang dipimpin langsung oleh  Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono, Senin (22/7). Pada upacara itu, Kapolda juga melakukan pemasangan tanda pang­kat siswa kepada salah sa­tu perwakilan siswa yang mengi­kuti pendidikan.

Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar menyampaikan amanat Kalemdiklat Polri Komjen Pol Purwadi Arianto. Ia mengucapka selamat atas keberhasilan para siswa yang telah dinyatakan lulus dan ditetapkan menjadi peserta didik pada program pendidikan pembentukan Bintara Polri Gelombang II Tahun 2024.

“Selamat datang di lembaga pendidikan dan pelatihan Polri, tempat para peserta didik sekalian akan menimba ilmu, dididik, di­tem­pa dan dilatih selama 5 Bulan ke depan untuk menjadi insan Bhayangkara yang profesional, bermoral serta memiliki mental dan integritas yang baik,” kata Irjen Pol Suharyono.

Irjen Pol Suharyono me­nya­takan, keberhasilan yang telah diraih saat ini, merupakan berkah dan kar­u­nia dari Tuhan serta hasil dari perjuangan panjang melalui ketekunan, keuletan, dan kesungguhan, yang juga tentunya tidak lepas dari doa serta dukungan orang tua dan keluarga.

Baca Juga  Dengarkan Keluhan Warga Andre Bicara Penguatan Ekonomi Rakyat

“Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan yang berharga ini dengan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu pengetahuan, keterampilan serta menambah wawasan tentang kepolisian secara sungguh- sungguh dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Sebagai calon anggota Polri, kata Irjen Pol Suharyono, selama menjalani pendidikan tentunya akan dihadapkan dengan berbagai hal baru, yang tersusun dalam rangkaian kegiatan pendidikan dan latihan yang membutuhkan ketahanan fisik dan mental.

“Saya meyakini, dengan tekad yang kuat kalian dapat mengikuti dan menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pendidikan ini dengan baik,” ujar Kapolda.

Kemudian katanya, selama menjalani proses pendidikan, peserta didik akan dibentuk mental dan kepribadian yang berkarakter kebhayangkaraan, memahami doktrin Tribrata dan Catur Prasetya. Tentunya hal ini akan merubah sikap dan perilaku dari masya­ra­kat umum menjadi personel Polri yang berkarakter bhayangkara yang selalu menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945.

Selain itu, para peserta didik juga akan diberikan berbagai pengetahuan, keterampilan, penguasaan teknis dan taktis profesi kepolisian dasar, serta pelatihan jasmani agar nantinya memiliki kualitas fisik yang prima.

Oleh karenanya kata Irjen Pol Suharyono, agar ikuti seluruh aturan dan petunjuk serta arahan para Gadik, Instruktur dan Pengasuh yang akan mendampingi kalian selama pendidikan.

Baca Juga  Digitalisasi Layanan Perbankan, Bank Nagari dan Yayasan Pendidikan Bung Hatta Jalin Kerja Sama

“Oleh karenanya pen­dekatan pendidikan di ling­kungan kepolisian memiliki peran yang sangat penting, dalam mempersiapkan para calon anggota Polri untuk menghadapi tugas dan tanggung jawab yang kompleks. Di sini, kita tidak hanya membentuk sikap profesionalisme, tetapi juga mengasah sikap kepe­mim­pinan, etika, dan kete­rampilan interpersonal yang diperlukan untuk melayani masyarakat dengan baik,” ungkapnya.

Kapolda menerangkan, pendidikan pembentukan menjadi aspek penting gu­na mewujudkan institusi Polri yang Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan (PRESISI). Untuk mencapai hal tersebut, maka seluruh kom­ponen pendidikan, mulai dari siswa, tenaga pendidik maupun komponen pendidikan lainnya, harus dapat bekerjasama dan mem­bangun sinergitas secara menyeluruh, utuh serta berkesinambungan d­a­lam rangkaian proses bela­jar mengajar.

“Proses pendidikan yang relatif singkat harus dirancang secara baik dan benar, dengan prinsip mengutamakan kualitas dan keberhasilan dan integritas saudara sebagai seorang anggota Polri sangat terkait dengan individu saudara yang memiliki integritas, nilai- nilai moral yang kuat, dan ketaatan terhadap hukum. Sehingga akan turut menentukan wajah  dan tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujarnya. (rgr)