BERITA UTAMA

Jalan Lembah Anai Dibuka untuk Umum Mulai 21 Juli, 5 Titik Diberlakukan Sistem Buka Tutup

0
×

Jalan Lembah Anai Dibuka untuk Umum Mulai 21 Juli, 5 Titik Diberlakukan Sistem Buka Tutup

Sebarkan artikel ini
UJI COBA— Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, bersama Kepala BPJN Sumbar Thabrani dan Dirlantas Polda Sumbar Kombes Dwi Nur Setiawan saat melakukan uji coba pembukaan jalur Lembah Anai, Kamis ( 18/7).

TANAHDATAR, METRO–Gubernur Sumatra Barat (Sum­bar), Mahyeldi Ansharullah, ber­sama Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar Thabrani dan Dirlantas Polda Sumbar Kom­bes Dwi Nur Setiawan, melakukan uji coba pembukaan lalu lintas (open traffic) Jalan Nasional Padang Panjang-Sicincin ruas Lembah Anai, yang sebelumnya putus total akibat banjir bandang pada Mei lalu.

“Alhamdulillah, hari ini kita uji coba pembukaan akses jalan nasional Lem­bah Anai ini, mulai pukul 15.00 WIB hingga 19.00 WIB. Setelah itu kita akan evaluasi, karena secara bertahap mulai tanggal 21 Juli akan kita buka untuk umum,” kata Gubernur saat di ruas Jalan Nasional Lem­bah Anai, Kamis (18/07).

Gubernur menyebut­kan, progres jalur tersebut secara keseluruhan sudah mencapai 30,15 persen. Ditargetkan, pada 21 Juli nanti progees pengerjaan sudah menyentuh angka 40 persen. Gubernur me­nga­kui, proses pengerjaan cukup menguras waktu dan tenaga karena medan jalan yang cukup rumit dan d­i­penuhi bebatuan yang cu­kup keras.

“Meski pun secara ber­ ta­hap sudah kita buka tang­gal 21 Juli ini, tapi peker­jaannya tetap jalan. Oleh karena itu, warga yang akan melewati jalur ini kami minta tetap hati-hati dan bersabar dalam ber­kendaraan. Serta, tidak melaju dalam kecepatan tinggi,” ujar Gubernur lagi.

Gubernur juga merin­cikan, sebanyak lima titik pada jalur tersebut akan diberlakukan sistem buka tutup, demi memastikan keamanan dan kesela­ma­tan warga yang berken­daraan. “Jadi, ini sesuai dengan keinginan masya­rakat, agar jalur ini segera bisa dilewati. Namun, tentu saja kita batasi dari segi jenis kendaraan yang me­lintas, serta kecepatan ken­­daraan juga kita batasi,” ujarnya mengakhiri.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kepala BPJN Sumbar, Tha­brani, mengatakan bahwa total terdapat 16 titik di ruas jalan tersebut yang rusak berat karena bencana alam banjir bandang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 13 titik masih dalam pe­ngerjaan dengan skala pri­o­ritas untuk segera dise­lesaikan.

“Untuk target penye­lesaian keseluruhannya, itu tanggal 31 Oktober 2024 nanti. Saat ini kita lakukan uji coba dulu untuk me­mastikan bahwa tanggal 21 Juli bisa open traffic ter­batas secara menyeluruh untuk umum,” kata Thab­rani.

Thabrani juga me­nya­takan, upaya perce­patan pengejaan Jalan Nasional Lembah Anai memang sa­ngat bergantung pada du­kungan Pemprov Sumbar, TNI/Polri, tokoh ma­sya­ rakat, serta PT Hutama Karya (HK) selaku rekanan yang terus bekerja siang dan malam.

“Kita mengucapkan teri­ma kasih atas dukungan untuk kelancaran pe­nger­jaan sejauh ini. Sesuai de­ngan komitmen pemerin­tah, kita berharap peng­gunaan jalur ini secara optimal segera terwujus, ka­rena ini memang keinginan masyarakat yang sangat bergantung secara eko­nomi pada jalan ini,” h­a­rapnya.

Di sisi lain, Direktur Lantas Polda Sumbar, Kom­ bes Pol Dwi Nur Setiawan, dalam kesempatan itu me­ngimbau warga pengguna jalan yang akan melintasi jalur tersebut, agar senan­tiasa berhati-hati, tertib, dan tidak mendahului ken­daraan lain demi menjaga kelancaran akses jalan tersebut.

“Sebab lokasi ini ter­masuk rawan, dan fakta­nya ini masih dalam pe­ngerjaan. Masih ada alat yang bekerja. Jadi, jangan ada yang sengaja berhenti untuk melihat proses pe­ngerjaan dan mendoku­mentasikannya. Terus ja­lan saja, jangan berhenti, jangan ngebut, karena nanti ada beberapa titik yang kita berlakukan buka tutup,” ucapnya. (rel/fan)