METRO SUMBAR

Peduli Perluasan Pembiayaan UMKM, Padang Panjang Terima Penghargaan dari Pemprov

2
×

Peduli Perluasan Pembiayaan UMKM, Padang Panjang Terima Penghargaan dari Pemprov

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN PENGHARGAAN—Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar Hansastri menyerahkan penghargaan kepada Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, Rabu (17/7)

PDG. PANJANG, METRO–Dinilai peduli terhadap pembiayaan permodalan seperti program dana bergulir dan program subsidi margin bagi UMKM, Pemko Padang Panjang diganjar penghargaan dari Pemerintah Provinsi Suma­tera Barat.

Penghargaan tersebut diserahkan Sekretaris Da­erah Provinsi (Sekdaprov) Sumbar, Hansastri kepada Penjabat (Pj) Wali Kota, Sonny Budaya Putra, AP, M.Si, Rabu (17/7) usai U­pacara Hari Koperasi ke-77 Tingkat Provinsi di halaman Kantor Gubernur.

Pj Wako Sonny me­nyam­paikan terima kasih atas penghargaan tersebut. Me­­nurutnya, penghargaan ini menjadi penyemangat supaya terus berbuat le­bih baik, memperluas cakupan program subsidi bagi UMKM, bekerja sama de­ngan Bank Nagari.

Baca Juga  Awal Tahun 2019, 101 ASN Pemko Payakumbuh Dimutasi

Sementara itu, Hansastri selaku Inspektur Upa­cara membacakan pidato dari Menteri Koperasi dan UKM RI, menyoroti peran vital koperasi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Tema peringatan tahun ini, sebutnya, Koperasi sebagai Ekosistem untuk Kon­solidasi, Akselerasi, dan Eskalasi Ekonomi Mikro dan Kecil. Tema tersebut dipilih guna mengga­risbawahi pentingnya ko­perasi, menghadapi tantangan global saat ini.

Dikatakannya, koperasi memiliki peran strategis dalam menghadapi krisis ekonomi, pangan, energi, iklim, dan geopolitik yang mempengaruhi Indonesia. Lebih dari 99 persen pelaku usaha di Indonesia bera­sal dari sektor usaha mikro, yang sering kali meng­hadapi kendala akses pembiayaan dan tek­nologi.

Baca Juga  Dikelola oleh Badan Tersendiri, WTBOS harus Didukung Program Anggaran 2020-2024

“Oleh sebab itu, upaya untuk memperkuat ko­pe­rasi termasuk pembiayaan yang diarahkan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir serta pengembangan model korporatisasi diharapkan dapat me­ning­katkan skala ekonomi dan daya saing usaha mikro dan kecil,” ujar Hansastri. (rmd)