METRO SUMBAR

Baznas Salurkan Zakat Program Padang Panjang Cerdas kepada 135 Pelajar

1
×

Baznas Salurkan Zakat Program Padang Panjang Cerdas kepada 135 Pelajar

Sebarkan artikel ini

PDG. PANJANG, METRO–Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pa­dang Panjang salurkan zakat Program Padang Pan­jang Cerdas kepada 135 pelajar seluruh tingkatan (SD, SLTP, SLTA, dan Perguruan Tinggi) dengan total Rp159.150.000, Rabu (17/7) di Masjid Tauhid Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Padang Panjang Barat (PBB).

Zakat tersebut diserahkan secara simbolis oleh Pj Wali Kota diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setdako, Drs. Maiharman didampingi Ketua Baznas Syamsuarni, S.Ag dan pe­ngurus Baznas lainnya.

Maiharman menyampaikan apresiasi kepada Baznas lantaran keha­di­rannya meringankan beban masyarakat yang ku­rang mampu disaat me­ningkatnya kebutuhan pendidikan.

“Dana zakat ini untuk memenuhi kebutuhan pe­nyediaan sarana dan pra­sarana pendidikan, biaya masuk sekolah ataupun biaya kuliah. Semoga pe­nyaluran zakat Program Padang Panjang Ceradas menjadi ibadah bagi kita semua,” katanya.

Dikatakannya lagi, Program Padang Panjang Cerdas merupakan bentuk nya­ta dukungan Baznas terhadap program Peme­rintah Daerah di bidang pemenuhan kebutuhan pen­didikan bagi masya­rakat yang kurang mampu.

“Atas nama Pemko kami mengucapkan terima kasih terhadap program yang disusun Baznas yang selalu seirama dan bersinergi dengan Pemko. Kepada para mustahik agar dana yang diterima bisa disyukuri dan dimanfaatkan sesuai dengan semestinya,” tuturnya.

Sementara itu, Syamsuarni mengatakan, pe­nyaluran zakat program Padang Panjang Cerdas itu diberikan dua kali setahun. Tahapannya, warga memasukkan permohonan biaya pendidikan. Kemudian permohonan diverifikasi, dianalisa, lantas diputuskan kelayakan bantuan Baznas itu.

“Pelajar yang bersang­kutan sudah dipastikan bersekolah, dibuktikan de­ngan surat keterangan sekolah atau surat keterangan aktif kuliah. Baznas

mengakomodir bantuan untuk semua tingkatan, SD sampai perguruan tinggi, di luar yang dapat bantuan Bidikmisi. Untuk mahasiswa yang dapat bantuan Bidikmisi tidak bisa diakomodir di Baznas,” ujar­nya.

Lebih lanjut, Syamsuarni mengajak masyarakat berzakat di Baznas. Ada­nya Baznas ini, lanjutnya, zakat disalurkan kepada orang yang benar-benar berhak. Zakat akan lebih terasa manfaat dan dam­paknya bagi mustahik. Za­kat dari para muzakki itu dikelola secara profesio­nal oleh Baznas. (rmd)