OLAHRAGA

Pertama Kali di Indonesia, Polri Gelar Kejuaraan Internasional Open Indoor Skydiving

0
×

Pertama Kali di Indonesia, Polri Gelar Kejuaraan Internasional Open Indoor Skydiving

Sebarkan artikel ini
polri
PEMBUKAAN— Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto saat membuka Internasional Open Indoor Skydiving Kapolri Cup 2024.

JAKARTA, METRO–Polri menggelar kom­petisi terjun payung tingkat global melalui Internasio­nal Open Indoor Skydiving Kapolri Cup 2024. Kompetisi ini menjadi yang pertama kali digelar di Indonesia.

Komandan Pasukan (Dan­pas) Gegana Brimob Polri, Brigjen Pol Reza Arief Dewanto mengatakan, ajang tersebut diikuti oleh 145 atlet dari 11 negara, yaitu Indonesia, Australia, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Rusia, Singapura, Thailand, A­merika Serikat, dan Republik Ceko.

“Kejuaraan internasio­nal ini pertama di Indonesia. Diselenggarakan atas kerja sama Korps Brimob Polri dan PTP Polri, melibatkan 145 peserta dari dalam negeri dan luar negeri,” ujar Reza usai pembukaan kejuaaraan di Wind Tunnel Korps Brimob Polri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (17/7).

Baca Juga  Kalah dari Tiongkok, Indonesia hanya jadi Penonton di Piala Dunia FIBA

Menurutnya, tujuan pe­­nyelenggaraan kom­petisi tersebut sebagai sarana berbagi kemampuan dan pengalaman antarpeserta. Selain itu, harapannya ke depan, olah raga indoor skydiving masuk sebagai salah satu cabang olahraga terjun payung di tingkat nasional dan internasional.

“Sebagai program lanjutan memasukkan nomor induk skydiving yang merupakan bagian cabang olah raga terjun payung pada kejuaraan tingkat Pekan Olahraga Nasional, Sea Games, dan Asian Ga­mes,” jelasnya.

Perlombaan ini digelar untuk tiga kategori. Yakni internasional yang diikuti oleh atlet senior. Kategori ASEAN dan kategori nasional untuk atlet pemula.

Di tempat yang sama, Pembina Persatuan Terjun Payung Polri, Herman Afif Kusumo menegaskan, Indonesia berani menjadi tuan rumah karena memi­liki dukungan fasilitas latihan indoor skydiving berupa wind tunnel paling mo­dern saat ini. Fasilitas ini dikelola di bawah naungan Brimob Polri.

Baca Juga  Rileks Jelang Lawan Tiongkok, Kluivert Tampil Perkuat Barcelona di Laga El Clasico di Mumbai

“Sejak diresmikan ta­hun lalu, wind tunnel di Korps Brimob ini menjadi fasilitas yang terbesar di Asia Tenggara,” ungkap Herman.

Fasilitas tersebut memiliki diameter 4,8 meter dengan kapasitas maksimal bisa digunakan untuk 10 orang penerjun, yang dapat dioperasikan selama 24 jam tanpa jeda. Sarana wind tunnel berguna untuk berlatih terjun payung agar lebih terampil dan profesional.

“Komitmen Polri dalam mengembangkan dan memajukan olah raga indoor skydiving diwujudkan de­ngan terselenggaranya kejuaraan ini, terutama dalam mengasah keterampilan terjun payung,” pungkasnya. (jpg)