METRO BISNIS

Wakil Gubernur Sampaikan Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun 2024, Ekonomi Sumbar Triwulan I 2024 Tumbuh 4,37 persen

0
×

Wakil Gubernur Sampaikan Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun 2024, Ekonomi Sumbar Triwulan I 2024 Tumbuh 4,37 persen

Sebarkan artikel ini
Rapat paripurna-- DPRD Sumbar menggelar rapat paripurna Penyampaikan Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2024.

PADANG, METRO–Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaly me­nyam­paikan Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah serta Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2024 kepada DPRD Sumbar melalui rapat paripurna dewan. Senin, (15/7).

Dalam kesempatan itu, Audy  menyampaikan, me­ru­juk kepada data dan informasi yang dikeluarkan oleh badan pusat sta­tistik (BPS) Provinsi Sumatera Barat, perekonomian Sumatera Barat Triwulan I ta­hun 2024 yang dihitung ber­da­sarkan produk domestic regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp.80,65 triliun atau atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp.48,70 triliun.

“Ekonomi Sumbar triwulan I tahun 2024 terhadap periode yang sama di tahun sebelumnya tumbuh sebesar 4,37 persen (Y-ON-Y). dari sisi pro­duksi,lapangan usaha ad­mi­nistrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib mengalami pertumbuhan tertinggi se­be­sar 9,88 persen,” ungkap Audy.

Sementara dari sisi pengeluaran, lanjutnya,  pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi lembaga non profit yang melayani rumah tangga (PK-LNPRT) sebesar 20,56 persen. Ekonomi Su­matera Barat Triwulan I 2024 terhadap triwulan sebelumnya mengalami kontraksi atau pe­nu­runan sebesar 0,63 persen (Q-TO-Q).

Dari sisi produksi, la­pangan usaha administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan social wajib mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,49 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen pengeluaran konsumsi pemerintah (PK-P) mengalami kontraksi terdalam sebesar 37,46 persen.

Pada mei 2024 terjadi inflasi year on year (Y-ON-Y) sebesar 4,17 persen dengan indeks harga konsu­men (IHK) sebesar 107,77. Inflasi tertinggi terjadi di kabupaten Pasaman Barat sebesar 5,93 persen dengan IHK sebesar 108,98 dan terendah terjadi di Kota Padang sebesar 3,64 persen dengan IHK sebesar 107,35.

Nilai tukar petani (NTP) Sumatera Barat Mei 2024 sebesar 123,72 atau naik 1,87 persen dibanding NTP bulan sebelumnya. peningkatan NTP dikarenakan peningkatan indeks harga yang diterima petani (IT) naik sebesar 2,15 persen dan indeks harga yang dibayar petani (IB) sebesar 0,27 persen. Nilai tukar usaha rumah tangga pertanian (NTUP) Sumatera Barat April 2024 126,99 atau naik 2,27 persendibanding NTUP bulan sebelumnya. Pada mei 2024 NTP masing-masing subsektor tercatat sebesar 103,96 untuk subsektor tanaman pangan (NTPP), 133,90 untuk subsector hortikultura (NTPH), 149,34 untuk subsektor tanamanperkebunan rakyat (NTPR), 110,55 untuk subsector peternakan (NTPT), dan 92,01 untuk subsektor perikanan (NTPN).

Subsektor perikanan terbagi menjadi dua, yaitu subsektor perikanan tang­kap dan perikanan budidaya dengan NTP masing-masing sebesar 93,73 dan 90,70. Kunjungan wisata­wan mancanegara ke Su­matera Barat pada April 2024 melalui pintu masuk Bandara Internasional Minangkabau sebanyak 7.166 kunjungan, mengalami pe­ning­katan sebesar 140,79 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatera Barat April 2024 sebesar 41,38 persen, mengalami peningkatan sebesar 7,54 poin dibandingkan TPK bulan sebelumnya. TPK hotel non bintang di Sumatera Barat pada April 2024 adalah sebesar 23,63 persen, meningkat 8,74 poin dibandingkan TPK bulan sebelumnya. Rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang pada april 2024 tercatat sebesar 1,18 hari, turun 0,10 hari dibandingkan bulan sebelumnya.

Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Sumatera Barat bulan Februari 2024 sebesar 5,79 persen, mengalami penurunan sebesar 0,11 persen poin dibandingkan Februari 2023. Bulan Februari 2024, jumlah angkatan kerja di sumatera barat sebanyak 3,09 juta orang, meningkat 86,78 ribu orang dibanding Februari 2023, tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) juga mengalami kenaikan 0,48 persen poin. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) februari 2024  sebesar 5,79 persen, turun sebesar 0,11 persen poin dibandingkan dengan Februari 2023.

Penduduk yang bekerja di Provinsi Sumatera Barat sebanyak 2,91 juta orang, naik 84,91 ribu orang dibandingkan februari 2023 (2,82 juta orang). Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan terbesar penyerapan tenaga kerja adalah sektor perdagangan besar dan eceran (2,97 persen poin), diikuti sektor pertanian, kehutanan dan perikanan (0,91persen poin). Sebanyak 1,85 juta orang (63,76 persen) bekerja pada kegiatan informal, naik 3,92 persen poin dibanding Februari 2023. Persentase setengah penganggur di Provinsi Sumatera Barat naik sebesar 2,40 persen poin, Sementara Persentase pekerja paruh waktu mengalami penurunan sebesar 1,87 persen poin dibandingkan Februari 2023.(hsb)