PAYAKUMBUH/50 KOTA

Staf Ahli Menparekraf: Kuda dapat Menjadi Daya Tarik Pariwisata Potensial

0
×

Staf Ahli Menparekraf: Kuda dapat Menjadi Daya Tarik Pariwisata Potensial

Sebarkan artikel ini
TINJAU GELANGGANG PACU— Staf Ahli Kemenperekraf Fajar Utomo saat meninjau gelanggang pacuan kuda Kota Payakumbuh.

POLIKO, METRO –Staf Ahli Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Men­pa­rekraf) Repuplik Indonesia, Fajar Utomo menilai Kuda dapat men­jadi daya tarik pariwisata yang potensial di Kota Payakumbuh. “Berkuda ini dapat menjadi daya tarik pariwisata di Kota Paya­kumbuh dengan segala hal yang ada mulai dari kudanya, sampai dengan semua hal lain seperti joki dan antusias masyara­kat­nya,” kata Fajar Utomo usai mengunjungi Gelanggang Pacu Kuda, Kamis (11/7).

Usai mengunjungi Gelang­gang Pacu Kuda di Kawasan Kubu Gadang, Staf Ahli Menparekraf juga mengunjungi salah satu Stable di Kota Payakumbuh yakni Fakhira Stable yang pernah meng­hasilkan kuda tercepat di salah satu nomor.

Ia mengatakan potensi yang dimiliki Kota Payakumbuh ini harus didukung oleh pemerintah sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kota Payakumbuh.

“Segala potensi yang ada harus dapat dimaksimalkan. Kuda ini potensi yang sangat besar di Payakumbuh, contoh­nya dari empat kuda yang di­kirim mewakili Sumbar di PON, tiga dari Payakumbuh,” kata­nya.

Sementara Pj Wali Kota Paya­kum­buh Suprayitno mengatakan bahwa berkuda harus menda­patkan perhatian lebih besar dan harus diperkenalkan lebih luas sehingga mendapatkan per­ha­tian lebih besar.

“Alhamdulillah Kota Paya­kumbuh ditunjuk dan dipercaya untuk menjadi tuan rumah Gu­bernur Cup pada September mendatang. Hal ini membuktikan bahwa potensi kita besar, seka­rang bagaimana kita me­ngop­timal­kannya,” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa Kota Payakumbuh hingga saat ini masih menjadi salah satu sentra peternakan kuda di Sumatera Barat maupun Indonesia. “Hing­ga saat ini masih banyak dari daerah lain untuk mencari kuda ke Kota Payakumbuh. Hal ini juga harus kita dukung,” ujarnya di­dampingi Sekda Payakumbuh Rida Ananda. (uus)