BERITA UTAMA

Digerebek Tim Rajawali, Pengedar Kedapatan Simpan 10 Paket Sabu

0
×

Digerebek Tim Rajawali, Pengedar Kedapatan Simpan 10 Paket Sabu

Sebarkan artikel ini
PENGEDAR SABU— Pelaku AA ditangkap jajaran Satresnarkoba Polresta Padang di di Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah.

PADANG, METRO–Tim Rajawali Satresnarkoba Polresta Padang menggerebek rumah seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu yang sudah sangat meresah­kan masyarakat di Kelurahan Lubuk Buaya, Kecama­tan Koto Tangah, Kota Padang, pada Rabu (10/7).

Dari penggerebekan itu, petugas meringkus pria berinisial AA (21) saat berada di dalam rumah. Tak hanya itu saja, petugas yang melakukan pengge­ledahan dan turut disaksikan warga, ditemukan 10 paket sabu milik pelaku yang akan dijual kepada pelanggannya.

Kasat Resnarkoba Polresta Padang, AKP Martadius mengatakan, pelaku AA ditangkap ketika sedang bersantai di kediamannya. Menurutnya, pe­nangkapan terhadap pela­ku setelah pihaknya men­dapat laporan dari masya­rakat terkait ulah pelaku yang mengedarkan sabu.

“Setelah mendapat laporan dari masyarakat, ka­mi langsung melakukan penyelidikan. Tim mengintai gerak-gerik pelaku hingga didapatkanlah informasi pelaku memiliki dan menyimpan narkotika jenis sabu,” kata AKP Martadius, Kamis (11/7).

Dijelaskan AKP Martadius, Tim Rajawali kemudian mengatur siasat untuk menangkap pelaku. Tim mengepung kediaman pelaku dan langsung menggerebek rumah pelaku hingga pelaku berhasil ditangkap tanpa perlawanan.

“Setelah menangkap pelaku, kami memanggil Ketua RT setempa untuk menyaksikan penggeledahan di dalam rumah pelaku. Setelah hampir satu jam penggeledahan, tim akhirnya menemukan ba­rang bukti berupa 10 paket sabu siap edar,” ujar AKP Martadius.

AKP Martadius menuturkan, saat diinterogasi di hadapan keluarga dan warga, pelaku mengakui jika sabu itu merupakan miliknya. Setelah itu pelaku dibawa ke Mapolresta Pa­dang untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

“Pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan secara intensif untuk mengungkap siapa yang memasok sabu kepada pelaku. Selain itu, kami juga akan memburu jaringan dari pelaku,” tutupnya. (brm)