METRO SUMBAR

Duta Genre Gerak Cepat, Cegah Anemia pada Remaja Putri

0
×

Duta Genre Gerak Cepat, Cegah Anemia pada Remaja Putri

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN TTD— Duta Genre Sawahlunto Tahun 2024 Diarra Ufaira menyerahkan Tablet Tambah Darah (TTD) kepada siswi SMPN 1 Sawahlunto dalam gerakan Remaja Cegah Anemia (RAGAMI), baru-baru ini.

SAWAHLUNTO, METRO–Duta Generasi Berencana (Genre) Kota Sawah­lunto, Tahun 2024 Noval Fadlul dan Diarra Ufaira memperkuat pencegahan anemia pada remaja putri di kota itu dengan menggerakkan program Remaja Cegah Anemia atau RA­GAMI.

”Latar belakang dari gerakan ini karena remaja putri yang saat ini menga­lami anemia, maka di masa depannya akan rawan me­lahirkan anak-anak stunting. Maka mencegah remaja putri dari anemia menjadi sebuah gerakan yang bernilai penting dan manfaatnya berdampak jangka panjang,” ungkap Duta Genre Sawahlunto Diarra Ufaira.

Untuk itu, Diarra bersama tim Genre Sawahlunto dengan dukungan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkesdalduk-KB) berinovasi untuk me­ningkatkan dan memper­kuat kegiatan memfasilitasi remaja putri di kota itu agar sadar dan bersema­ngat mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan vitamin C.

Inovasi itu sebutnya, dinamai dengan Remaja Cegah Anemia atau RAGAMI, yakni dengan konsep berkeliling ke seluruh se­kolah menengah pertama dan sekolah menengah atas di kota itu untuk so­sialisasi dan pembagian Tablet Tambah Darah (TTD). ”Agar kesadaran mencegah anemia ini dite­rima dan dipahami dengan baik oleh para pelajar yang merupakan generasi millenial, maka kami menggunakan metode diskusi dan memperbanyak kon­ten di media sosial sebagai strategi komunikasinya,” ujar siswi SMAN 1 Sawah­lunto itu.

Baca Juga  Menuju Tahapan New Normal

Diarra menjelaskan ge­rakan RAGAMI telah dilaksanakan sejak bulan Mei lalu, dan masih terus berlangsung sampai se­ka­rang.

Adapun sekolah-se­ko­lah yang telah dikunjungi untuk gerakan RAGAMI tersebut yakni SMAN 1 Sawahlunto, SMAN 2 Sawahlunto, MAN Sawah­lunto dan SMPN 1 Sawah­lunto.

”Kalau untuk tantangan dalam menjalankan gerakan RAGAMI ini kami temui ketika sejumlah remaja putri mengeluhkan rasa Tablet Tambah Darah yang amis dan membuat mual sampai pusing. Dari keluhan itu, kami kemudian memberikan tips-tips ba­gaimana mengatasi keluhan tersebut agar Tablet Tambah Darahnya bisa dikonsumsi dengan lancar dan nyaman,” ujarnya.

Baca Juga  TP PKK Sumbar Bikin 1 Ton Rendang untuk Korban Banjir Sumatera

Diarra mengakui awalnya memang tidak semua remaja putri di sekolah-sekolah yang dikunjungi tersebut bersedia untuk mengonsumsi Tablet Tambah Darah tersebut. Namun dengan kesabaran dan ketelatenan Diarra bersama tim Genre dalam menyampaikan edukasi maka akhirnya mereka menyadari manfaat Tablet Tambah Darah sehingga bersedia mengonsumsi­nya.

Penjabat (Pj) Wali Kota Sawahlunto Fauzan Hasan mengapresiasi dan berterima kasih kepada Duta Genre Sawahlunto atas gerakan RAGAMI yang dinilai berperan besar menjadi salah satu antisipasi dini mencegah stunting.

”Terima kasih, ini bagus dan hebat, ada gerakan dari remaja yang peduli pada kesehatan dan masa depan generasi penerus. Ini juga sangat membantu Pemkot, dimana pencegahan stunting itu kan salah satu program prioritas pemerintah, sekarang hadir Duta Genre yang bersedia membantu dengan ber­bagai kreasi dan inovasi,” sebut Fuzan Hasan.(pin)