PADANG, METRO–Dua toko percetakan yang berada di Kampung Jawa Dalam, Kelurahan Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang mengalami kebakaran pada Selasa, (9/7) sekitar pukul 03.00 WIB. Beruntung, musibah itu tidak menimbulkan korban jiwa.
Hanya saja, kebakaran dua unit toko yang berada tidak jauh dari Pasar Raya Padang itu meludeskan berbagai peralatan dan bahan baku usaha percetakan. Ditaksir, kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran itu mencapai Rp 1 miliar rupiah.
Kabid Ops Damkar Kota Padang, Rinaldi mengatakan, bangunan dua toko yang terbakar itu merupakan kawasan padat dan area pertokoan percetakan. Untuk mempercepat proses pemadaman dan mengantisipasi meluasnya kebakaran, pihaknya mengerahkan empat unit armada.
“Setelah mendapat laporan adanya kebakaran di kawasan itu, kami langsung mengerahkan 60 personel bersama empat unir armada pemadam. Proses pemadaman harus dilakukan dengan cepat karena kita khawatir kebakaran semakin meluas,” kata Rinaldi.
Dijelaskan Rinaldi, kronologis kebakaran tersebut berawal dari api yang mulai membesar dari salah satu petak toko percetakan dan selanjutnya masyarakat setempat melaporkan ke Damkar.
“Salah seorang warga mendengar adanya suara ledakan dari dalam sebuah toko percetakan, kemudian barulah api mulai muncul dan langsung membesar dan merambat ke toko yang lainnya,” ungkapnya.
Tak berselang lama, Damkar yang turun dengan peralatan lengkap tersebut berhasil memadamkan api sekitar satu setengah jam setelahnya. Usai berhasil memadamkan kobaran api, dilanjutkan dengan proses pendinginan.
“Adapun yang menjadi kerugian dari peristiwa tersebut di taksir mencapai Rp 1 miliar. Korban jiwa tidak ada, karena toko percetakan itu sudah tutup dan tidak ada penghuninya pada malam hari,” ujar dia.
Rinaldi mengatakan belum mengetahui secara pasti penyebab dari kebakaran tersebut, dan menyatakan pihaknya akan menyerahkan penyelidikan kepada pihak kepolisian.
“Saat kebakaran terjadi, kondisi pintu toko terkunci, sehingga membuat tim agak kesulitan untuk masuk ke dalam toko memadamkan api. Terkait penyebab, kami serahkan kepada Polisi,” tutupnya. (brm)





