BERITA UTAMA

Bengkel Tambal Ban dan 3 Ruko Terbakar di Kabupaten Agam, Satu Orang Luka Bakar

0
×

Bengkel Tambal Ban dan 3 Ruko Terbakar di Kabupaten Agam, Satu Orang Luka Bakar

Sebarkan artikel ini
TERBAKAR— Kondisi bangunan yang terbakar di Jorong Pasar Bawan Nagari Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam.

AGAM,METRO–Kebakaran besar melu­ deskan bangunan tiga ruko dan satu bengkel tambal ban di Jorong Pasar Bawan Nagari  Bawan, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam pada Selasa (9/7) sekitar pukul 17.10 WIB. Akibat kebakaran itu, satu orang mengalami luka bakar.

Saat kebakaran terjadi, warga setempat sudah be­rusaha memadamkan dengan alat-alat seadanya. Namun karena bengkel tambal ban bangunnnya dari kayu dan salah satu ruko dijadikan sebagai tempat usaha kedai plastik, membuat api cepat membesar.

Tak lama berselang, petugas Pemadam Keba­karan (Damkar) bersama puluhan personel datang ke lokasi dan langsung melakukan penyemprotan air. Setelah satu jam berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan. Sedangkan satu orang yang mengalamu luka bakar dibawa ke Puskesmas terdekat untuk dirawat.

Kabid Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar, Eki Marlin membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian ini diketahui setelah adanya laporan masya­rakat sekitar bahwa adanya peristiwa kebakaran di Jorong Pasar Bawan Nagari  Bawan.

“Menindaklanjuti laporan itu, kami langsung me­ngerahkan dua unit Dam­kar. Armada itu dari Pos Lubuk Basung dan Pos Ti­ku. Api berhasil dikendalikan usai personil berusaha menjinakan api dalam waktu lebih kurang satu jam dan dibantu warga sekitar,” kata Eki Marlin.

Dijelaskan Eki Marlin, dalam peristiwa ini tidak ada menimbulkan jiwa, namun salah satu pemilik warung bernama Masril sempat terkena sambaran api dan kini sudah dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan secara intensif.

“Ada empat petak bangunan yang terbakar yang terdiri dari tiga petak bangunan permanen dan satu petak bangunan kayu. Bangunan yang terbakar merupakan cucian motor dan toko kosong milik Masril (40), kedai plastik milik Sandi (40), serta bengkel tambal ban Vera Nelvina (38).

“Dari pengakuan para saksi, kebakaran itu pertama kali berasal dari  beng­kel tambal ban lalu menjalar ke tiga bangunan permanen. Setelah dipadamkan, polisi sudah datang ke lokasi memasang police line. Saat ini untuk pe­nyebab kebakaran masih penyelidikan polisi,” tutupnya. (pry)