Arsenal gagal menang kala menantang Tottenham Hotspur di Wembley. Unai Emery melihat ada hal-hal positif di balik hasil imbang ini.
Arsenal bermain imbang 1-1 saat bertandang ke Wembley, Sabtu (2/3) malam WIB. The Gunners cenderung membiarkan Tottenham lebih menguasai bola dengan persentase hingga 60%, tapi punya peluang tak kalah banyaknya.
Mencatatkan sembilan percobaan, Arsenal punya empat peluang on target. Sementara Tottenham punya 10 tembakan di mana hanya tiga yang mengarah ke gawang. Arsenal unggul lebih dulu lewat Aaron Ramsey di menit ke-16. Gol itu memaksa Tottenham lebih agresif, tapi baru bisa menyamakan skor melalui penalti Harry Kane di menit ke-74.
Anak-anak asuh Emery bisa saja mengunci kemenangan di masa injury time, setelah diberikan penalti oleh wasit. Namun eksekusi Pierre-Emerick Aubameyang terbaca dan digagalkan oleh Hugo Lloris. Emery mengaku bangga melihat penampilan para pemainnya yang solid, hingga menyulitkan Tottenham mendapatkan peluang. Whoscored menunjukkan Arsenal begitu gigih menghentikan serangan Tottenham dengan tekel-tekel.
Tercatat mereka punya 24 tekel sukses dari 34 upaya, atau dengan persentase 71%. Selain itu ada 14 intersepsi dan 21 sapuan. Sebagai perbandingan, Tottenham punya 14 tekel sukses dari 25 upaya (56%), plus tujuh intersepsi dan 12 sapuan. ”Saya bangga dengan para pemain dan kinerja mereka. Anda bisa menang, kalah, atau imbang seperti yang kami dapatkan hari ini, tapi di atas segalanya kami bermain sebagai sebuah tim dan berjuang bersama,” kata Emery.
Sementara itu, Tottenham Hotspur merasa tampil lebih baik dari Arsenal. Meski tak menang, hasil imbang diakui sudah cukup memuaskan karena kekalahan dinilai tak pantas. Tim besutan Mauricio Pochettino ini tampil dominan, menguasai bola hingga 60%. Tottenham melepaskan 10 percobaan, tapi hanya tiga yang on target.
Sedangkan Arsenal punya sembilan tembakan, empat di antaranya mengarah ke gawang. Meski Tottenham tak mampu meraih kemenangan di markas sendiri, hasil ini sudah cukup disyukuri Pochettino. Secara permainan dia menilai timnya tak pantas mendapatkan hasil lebih buruk, terlepas dari sejumlah situasi yang gagal dimaksimalkan.
Tottenham punya beberapa peluang bagus, di antaranya dari sepakan jarak dekat Christian Eriksen dan percobaan susulan dari Moussa Sissoko di penghujung babak pertama. Tuan rumah juga punya satu gol dianulir wasit karena offside dari situasi bola mati.
Bagi Tottenham, hasil ini memutus rangkaian dua kekalahan beruntun dari Burnley dan Chelsea, sekaligus memberikan suntikan moral jelang lawan Borussia Dortmund. ”Saya sangat senang karena kami tak layak untuk kalah, kami tampil lebih baik dari mereka. Jadi akan disayangkan kalau kalah dengan cara seperti itu,” ujar Pochettino.
”Saya senang dengan performa tim, ini laga yang berat dan sulit. Saya gembira karena setelah dua kekalahan, bisa mengambil sebuah hasil positif untuk membangun kepercayaan diri jelang menghadapi Borussia Dortmund pada Selasa nanti dan melaju ke babak berikutnya di Liga Champions,” tandasnya. Tottenham akan bertandang ke Dortmund, Rabu (6/3) dinihari WIB mendatang. Mereka dalam posisi unggul 3-0 secara agregat. (*/ren)





