METRO SUMBAR

Datangkan Investor Asal Kota Pekan Baru, Perkebunan Sawit Skala Besar akan Dibuka di Nagari Muara Tais Pasaman

0
×

Datangkan Investor Asal Kota Pekan Baru, Perkebunan Sawit Skala Besar akan Dibuka di Nagari Muara Tais Pasaman

Sebarkan artikel ini
SILATURAHMI— Bupati Pasaman Sabar AS saat silaturrahmi dengan warga.

PASAMAN, METRO–Perkebunan Kelapa Sa­wit skala besar akan dibuka di Nagari Muara Tais, Kecamatan Mapattunggul, Kabupaten Pasaman. Investor asal Kota Pekan Baru Provinsi Riau, akan menanamkan investasinya di atas lahan seluas 14.000 Ha.

Rencananya, jika kebun ini sudah berproduksi, pihak perusahaan bakal me­lanjutkan dengan pembangunan Pabrik Pengolahan CPO (Crude Palm Oil) di wilayah itu.

Dan bila perkebunan skala besar ini terwujud, maka inilah pertama kalinya investasi swasta masuk ke Kabupaten Pasaman, menyusul Geothermal Bon­jol atau energi panas bumi yang akan segera melakukan eksplorasi di wilayah Selatan Kabupa­ten Pasaman.

Hal itu diungkapkan Bupati Pasaman Sabar AS di hadapan Wali Nagari, Kepala Jorong, ninik mamak dan tokoh masyarakat serta pemuda Muara Tais, dalam acara sosialisasi rencana pembangunan kebun kelapa sawit, di aula Kantor Camat Mapattunggul, Sabtu.

Dalam sosialisasi yang turut dihadiri Sekda Pasaman Yasri Uripsyah beserta Kepala OPD terkait, Camat serta Forkopimca Mapattunggul, Bupati Sabar AS berharap masyarakat Muara Tais mau menerima investor yang akan masuk untuk membuka lahan per­kebunan sawit di daerah mereka.

“Butuh segenap dukungan masyarakat, agar perusahaan bisa berinvestasi membuka lahan perkebunan di Muara Tais,” ujar­nya.

Diingatkan bupati, masuknya investasi merupakan sebuah kebutuhan bagi daerah, apalagi jika di­hadapkan pada APBD Ka­bupaten Pasaman yang begitu terbatas dari tahun ke tahun.

“Perlu dukungan investasi untuk kesejahte­raan rakyat, untuk kepen­tingan masyarakat dan daerah,” ingat Bupati Sabar AS.

Bupati Sabar berharap, masyarakat harus ikhlas dan tulus menerima perubahan yang terjadi di daerah mereka.

“Masyarakat harus istiqamah. Ini merupakan amal ibadah, amal jariyah buat kita bersama dan anak cucu kita nanti. Mari berjuang bersama-sama dan mari maksimalkan pro­sesnya,” harap Bupati.

Dalam sesi tanya ja­wab, kalangan pemuda Muara Tais minta agar dalam proses pemba­ngu­nan kebun kelapa sawit tersebut tidak ada hal yang ditutup-tutupi dan semua­nya harus terbuka.

“Pihak inventor jangan hanya berhubungan de­ngan wali nagari atau ninik mamak saja, kami semua di Muara Tais termasuk pemuda, harus dilibatkan dan diberitahu,” ujar salah seorang tokoh pemuda Muara Tais di forum itu.

Diujung acara, Sekda Pasaman mengambil alih pimpinan rapat, guna mem­bentuk Tim Sosialisasi gabungan, yang terdiri dari unsur Pemkab Pasaman, Kehutanan dan A­graria, Kecamatan Mapattunggul, unsur di nagari hingga jorong, termasuk ninik mamak, tokoh ma­syarakat, bundo kanduang serta unsur pemuda Muara Tais.

Tim yang akan di SK-kan Bupati Pasaman itu, akan bertugas melakukan sosialisasi kepada ma­sya­rakat, sekaitan dengan rencana pembangunan kebun kelapa sawit inti milik perusahaan dan kebun plasma milik masyarakat. (mir)